Laporkan Masalah

TREN PERUBAHAN UKURAN LINGKAR LENGAN ATAS DAN TOTAL TEBAL LIPATAN KULIT ANAK USIA 7-15 TAHUN DI BANTUL PADA TAHUN 1999 DAN 2019

ELYSIA ZERLINA TJAHYADI, Dra. Neni Trilusiana Rahmawati, M.Kes., Ph.D; Janatin Hastuti, S.Si., M.Kes., Ph.D; Dr.dr. Zaenal Muttaqien, AIFM.

2022 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN

Latar Belakang: Prevalensi obesitas atau penumpukan lemak berlebih pada tubuh cenderung meningkat dalam beberapa dekade terakhir. Kelebihan lemak pada anak-anak merupakan masalah kesehatan yang serius karena berisiko menyebabkan berbagai penyakit tidak menular di kemudian hari. Ukuran antropometri yang dapat digunakan untuk menilai penumpukan lemak pada tubuh adalah ukuran lingkar lengan atas (LiLA) dan tebal lipatan kulit (TLK). Tujuan: Untuk mengetahui perubahan ukuran LiLA dan total tebal lipatan kulit (TTLK) anak usia 7-15 tahun di Bantul pada tahun 1999 dan 2019. Material dan Metode: Penelitian ini merupakan studi yang bersifat deskriptif analitik noneksperimental dengan desain potong lintang. Subjek berasal dari data sekunder berjumlah 631 anak (298 anak tahun 1999 dan 333 anak tahun 2019) yang berusia 7-15 tahun pada saat pengukuran dilaksanakan. Data berupa ukuran LiLA dan tebal lipatan kulit trisep (TLK-T), betis (TLK-B), subskapular (TLK-S), dan suprailiaka (TLK-SI) dikumpulkan, dijumlah, lalu dianalisis dengan menggunakan uji statistik Independent Samples t-test dan Mann Whitney. Hasil: Dalam kurun waktu 20 tahun, rerata LiLA anak usia 7-15 tahun di Bantul meningkat secara signifikan dengan peningkatan rata-rata 3,78 cm pada laki-laki (p<0,001) dan 4,34 cm pada perempuan (p<0,001), sedangkan peningkatan ukuran TLK-T, TLK-B, TLK-S, TLK-SI, dan TTLK secara berurutan sebanyak 3,26 (p<0,001); 2,86 (p<0,001); 1,69 (p=0,284); 2,08 (p=0,013); dan 9,89 mm (p<0,001) pada subjek laki-laki serta 4,91 (p<0,001); 4,20 (p<0,001); 2,68 (p<0,001); 1,78 (p=0,009); dan 13,60 mm (p<0,001) pada subjek perempuan. Kesimpulan: Terdapat perubahan tren positif ukuran LiLA dan TTLK anak usia 7-15 tahun di Bantul pada tahun 1999 dan 2019.

Background: The prevalence of obesity or excess fat accumulation in the body tends to increase in the last few decades. Excess fat in children is a serious health problem because of the risk of causing various non-communicable diseases in later life. Anthropometric measures that can be used to assess body fat accumulation are upper arm circumference and skinfold thickness. Objective: To determine changes in upper arm circumference and total skinfold thickness in children aged 7-15 years in Bantul between 1999 and 2019 Materials and Methods: This research is a descriptive analytical non-experimental study with a cross-sectional design. Subjects derived from secondary data amounted to 631 children (298 children in 1999 and 333 children in 2019) aged 7-15 years at the time the measurement was carried out. Data in the form of upper arm circumference and triceps, calf, subscapular, and suprailiac skinfold thickness were collected, totaled, and then analyzed using Independent Samples t-test and Mann Whitney test. Results: In a period of 20 years, the average LiLA of children aged 7-15 years in Bantul increased significantly with an average increase of 3.78 cm in boys (p<0.001) and 4.34 cm in girls (p<0.001), while the increase in TLK-T, TLK- B, TLK-S, TLK-SI, and TTLK in sequence as follows 3.26 (p<0.001); 2.86 (p<0.001); 1.69 (p=0.284); 2.08 (p=0.013); and 9.89 mm (p<0.001) in male subjects and 4.91 (p<0,001); 4.20 (p<0.001); 2.68 (p<0.001); 1.78 (p=0.009); and 13.60 mm (p<0.001) in female subjects. Conclusion: There was a positive trend changes in the size of the upper arm circumference and the total skinfold thickness of children aged 7-15 years in Bantul between 1999 and 2019.

Kata Kunci : perubahan tren, lingkar lengan atas, tebal lipatan kulit, anak-anak, penumpukan lemak

  1. S1-2022-412287-abstract.pdf  
  2. S1-2022-412287-bibliography.pdf  
  3. S1-2022-412287-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2022-412287-title.pdf