Laporkan Masalah

Pernikahan Trans-nasional: Dinamika Pernikahan Dalam Relasi Interkultural

PUTRI INDAH SARI, Nurul Aini, S.Sos., M.Phil.

2022 | Skripsi | S1 SOSIOLOGI

Pernikahan trans-nasional merupakan salah satu fenomena sosial yang marak terjadi pada era globalisasi seperti sekarang. Pernikahan inipun banyak dilakukan oleh masyarakat Indonesia, khususnya perempuan. Berangkat dari hal tersebut, maka dalam penelitian ini dibahas mengenai pernikahan trans-nasional yang dilakukan oleh perempuan Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika terkait interkulturalisme dalam relasi pernikahan trans-nasional dan proses negosiasi antar-budaya yang dilakukan oleh pelaku pernikahan trans-nasional dalam relasi pernikahannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, sehingga pengumpulan datanya diperoleh dari wawancara mendalam kepada informan. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan konsep gender, konsep budaya hubungan, konsep interkulturalisme dan pemahaman lintas budaya, konsep masyarakat resiko, konsep multi-solusi dalam pernikahan, dan hubungan murni. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dinamika interkultural yang terdapat pada pernikahan trans-nasional membuat adanya perbedaan budaya hubungan antara pernikahan trans-nasional dengan pernikahan mono-kultur. Selanjutnya, ditemukan pula adanya resiko-resiko pada pernikahan trans-nasional. Resiko tersebut diatasi dengan jalan pemahaman lintas budaya melalui proses adaptasi dan negosiasi. Negosiasi dalam penelitian ini merupakan wujud konkrit dari hubungan murni yang sekaligus mengkritik individualisasi dalam pernikahan trans-nasional.

Trans-national marriage is one of the social phenomena that is rife in the era of globalization as it is now. This marriage is also widely carried out by Indonesian people, especially women. Based on this, then in this study discussed about trans-national marriage conducted by Indonesian women. This research aims to find out the dynamics related to interculturalism in trans-national marriage relations and the cross-cultural negotiation process conducted by trans-national marriage actors in their marriage relations. This research uses qualitative methods with a descriptive approach, so that the collection of data is obtained from in-depth interviews to informants. Data analysis in this study uses the concept of gender, the concept of relationship culture, the concept of interculturalism and cross-cultural understanding, the concept of risk society, the concept of multiple solutions in marriage, and pure relationship. The results of this study show that the intercultural dynamics contained in trans-national marriage make a difference in relationship culture between trans-national marriage and mono-cultural marriage. Furthermore, there were also risks to trans-national marriage. These risks are addressed by cross-cultural understanding through the process of adaptation and negotiation. Negotiations in this study are concrete manifestations of pure relationships that simultaneously criticize individualization in trans-national marriage.

Kata Kunci : Pernikahan trans-nasional, dinamika, interkulturalisme

  1. S1-2022-414964-abstract.pdf  
  2. S1-2022-414964-bibliography.pdf  
  3. S1-2022-414964-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2022-414964-title.pdf