Laporkan Masalah

PENGARUH IMBANGAN RUMPUT GAJAH (Pennisetum purpureum) DAN POLLARD BRAN TERHADAP KONSUMSI DAN KECERNAAN NUTRIEN PADA DOMBA GARUT JANTAN

SUHANDI, Dr. Ir. Chusnul Hanim, M.Si., IPM., ASEAN Eng; Prof. Dr. Ir. Lies Mira Yusiati, SU., IPU., ASEAN Eng.

2022 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui konsumsi dan kecernaan nutrient pada domba Garut jantan dengan imbangan rumput gajah (Pennisetum purpureum) dan pollard bran yang berbeda. Domba Garut yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 12 ekor dengan umur 10 sampai 12 bulan yang dibagi secara acak menjadi 2 kelompok perlakuan dan ditempatkan pada kandang metabolisme secara individu. Perlakuan dalam penelitian ini yaitu perbedaan imbangan rumput gajah (Pennisetum purpureum) dan bran pollard 70:30 dan 60:40. Selama penelitian jumlah pakan yang tersisa setiap hari dicatat untuk mendapatkan data konsumsi pakan harian masing-masing ternak. Penelitian dilakukan dua periode yaitu periode adaptasi selama 14 hari dan periode koleksi selama 7 hari, pada periode koleksi sampel pakan dan sisa pakan dalam keadaan kering (setelah dioven 55ºC) serta feses dalam kondisi segar dianalisis BK, PK, SK, LK, BETN dan TDN. Data tersebut digunakan ntuk menghitung konsumsi dan kecernaan nutrien. Data yang diperoleh dianalisis variansi dengan uji T-Test. Hasil penelitian menunjukan bahwa imbangan rumput gajah (Pennisetum purpureum) dan bran pollard sebesar 70:30 mampu meningkatkan kecernaan dibandingkan dengan rasio 60:40 pada domba Garut jantan.

This study was conducted to determine the consumption and nutrient digestibility in male Garut sheep fed with different ratios of elephant grass (Pennisetum purpureum) and pollard bran. Twelves Garut sheep aged 10 to 12 months were randomly divided into 2 treatment groups and placed in individual metabolic barns. The treatment in this study was the difference in feeding between elephant grass (Pennisetum purpureum) and bran pollard at 70:30 and 60:40 ration. During the treatment, the amount of leftover feeds each day was recorded to obtain the data of daily consumption. This study was carried out in two periods, the adaptation period (14 days) and collection period (7 days), In the collection period, feed and leftovers feed was collected and dried at 55ºC, and the feces were collected fresh. The samples then were analyzed to obtain the dry weight, crude protein, crude fiber, crude fat, non-nitrogen extract, and total digestible nutrtient. These data were used to calculate nutrient consumption and digestibility. The data obtained were statistically analyzed with the T-Test. The results showed that the ratio of 70:30 consisted of elephant grass (Pennisetum purpureum) and pollard bran increased the digestibility of male Garut sheep.

Kata Kunci : domba Garut jantan, imbangan pakan, kecernaan nutrient

  1. S1-2022-362667-abstract.pdf  
  2. S1-2022-362667-bibliography.pdf  
  3. S1-2022-362667-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2022-362667-title.pdf