Laporkan Masalah

SISTEM KERJA IDOL SM ENTERTAINMENT DALAM PERSPEKTIF GENERAL INTELLECT KARL MARX

WAFA HUDZAIFA MUFIDA, Dr. Rr. Siti Murtiningsih; Prof. Mukhtasar Syamsuddin, Ph.D of Arts

2021 | Skripsi | S1 FILSAFAT

INTISARI Penelitian pada skripsi ini berangkat dari konsep industrialisasi kebudayaan pada era kapitalisme kognitif yang melahirkan bentuk baru modus produksi kapitalis. SM Entertainment sebagai perusahaan pertama di Korea Selatan yang membangun konstruksi sistem kerja Idol secara terstruktur, menghasilkan produk dalam tatanan nilai makna atau value yang berdampak kepada munculnya komuditas buatan dalam kehidupan sosial. General Intellect Karl Marx memberikan pemahaman kapitalisme kognitif dimana pengetahuan dan teknologi canggih menjadi kekuatan utama dalam modus produksi komoditas sosial. Model penelitian ini merupakan bentuk penelitian kualitatif yang mengacu pada sumber kepustakaan. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah hermeneutika filosofis. Pada tahap pertama dilakukan inventarisasi data. Tahap kedua dilakukan analisis dengan unsur-unsur metodis, deskripsi, interpretasi menggunakan heuristika. Pemikiran Karl Marx tentang General Intellect yang membahas kapitalisme kognitif, digunakan untuk memahami sistem kerja immaterial yang merupakan permasalahan penciptaan nilai dalam diskursus pemikiran Marxisme. Idol SM Entertainment sebagai pekerja immaterial digunakan sebagai objek material, untuk memahami sistem kerja immaterial bentuk baru dalam persoalan aktual pada era kapitalisme kognitif. Sehingga analisis modus produksi komuditas immaterial dari sisi penciptaan nilai ini dapat memberikan gambaran aktual yang lebih menyeluruh dan sistematis. Hasil yang dicapai penelitian ini, yaitu:(1) Sistem kerja Idol SM Entertainment telah melahirkan bentuk baru modus produksi kapital yang berdampak pada perubahan karakter nilai kerja, dimana komoditas buatan menjadikan konsumen produktif dan Idol sebagai produk kapital perusahaan sekaligus pekerja immaterial aktif. (2) Melalui General Intellect dapat diidentifikasi bahwa telah terjadi pergantian karakter modus produksi yang memiliki implikasi adanya eksploitasi bentuk baru dalam sistem kerja immaterial Idol. Ekstraksi nilai lebih justru bergantung pada fleksibilitas ruang, waktu dan eksistensi diri yang melekat pada Idol sebagai bahan baku penggerak produksi. Hegemoni pengetahuan, teknologi dan sistem komunikasi telah membuat Idol terjebak dalam perputaran rantai ekosistem kapitalisme kognitif meskipun Idol menjadi sasaran eksploitasi immaterial. Kata Kunci: Idol, SM Entertainment, General Intellect, Kerja Immaterial, Eksploitasi.

ABSTRACT The research in this thesis departs from the concept of cultural industrialization in the era of cognitive capitalism which gave birth to a new form of the capitalist mode of production. SM Entertainment as the first company in South Korea to build a structured Idol work system construction produces products in the order of meaning values or values that have an impact on the emergence of artificial commodities in social life. General Intellect Karl Marx provides an understanding of cognitive capitalism in which advanced knowledge and technology become the main force in the mode of production of social commodities. This research model is a form of qualitative research that refers to library sources. The method used in this research is philosophical hermeneutics. In the first stage, data inventory is carried out. The second stage is analysis with methodical elements, descriptions, interpretations using heuristics. Karl Marx's thoughts on General Intellect which discuss cognitive capitalism, are used to understand the immaterial labor system which is the problem of value creation in the discourse of Marxism thought. SM Entertainment Idols as immaterial workers are used as material objects, to understand a new form of immaterial labor system in actual problems in the era of cognitive capitalism. So that the analysis of the production model of immaterial commodities in terms of value creation can provide a more comprehensive and systematic actual picture. The results achieved by this study, namely: (1) SM Entertainment's Idol work system has given birth to a new form of capital production mode that has an impact on changing the character of work values, where artificial commodities make consumers productive and Idols as company capital products as well as active immaterial workers. (2) Through General Intellect, it can be identified that there has been a change in the character of the production model which has implications for the exploitation of new forms in the Idol immaterial labor system. The extraction of surplus-value depends on the flexibility of space, time, and self-existence inherent in Idol as the raw material for driving production. The hegemony of knowledge, technology, and communication systems has made Idol trapped in the cycle of the cognitive capitalism ecosystem even though Idol is the target of immaterial exploitation. Key Words: Idol, SM Entertainment, General Intellect, Immaterial Labor, Exploitation.

Kata Kunci : Idol, SM Entertainment, General Intellect, Kerja Immaterial, Eksploitasi.

  1. S1-2021-362793-abstract.pdf  
  2. S1-2021-362793-bibliography.pdf  
  3. S1-2021-362793-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2021-362793-title.pdf