Laporkan Masalah

PERTUMBUHAN SEMAI KUPRES (Cupressus lusitanica Mill.) PADA BEBERAPA KOMBINASI MEDIA DAN NAUNGAN

MOCHAMMAD YANUAR EKA PRASETIYO, Dr. Dra. Winastuti Dwi Atmanto, M.P.; Dr. Daryono Prehaten, S.Hut., M.Sc.

2021 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Populasi Cupressus lusitanica di Taman Nasional Gunung Merbabu terancam karena terus menurun dari tahun ke tahun dan tidak ditemukan adanya permudaan alami. Permudaan buatan diperlukan untuk menambah populasi C. lusitanica. Informasi mengenai media dan kondisi lingkungan terbaik masih belum ada. Penelitian ini bertujuan mengetahui informasi tersebut. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan petak terbagi dengan 3 blok sebagai ulangan. Perlakuan pada petak utama adalah naungan (terbuka dan ternaung 75 %), dan perlakuan media (Andisol, Andisol + pasir, Entisol, Entisol + pasir, dan campuran) sebagai anak petak. Setiap treeplot terdapat 5 kali ulangan. Materi semai C. lusitanica diperoleh dari penelitian sebelumnya dengan benih yang dipanen pada bulan November 2020 dari indukan C. lusitanica di Resor Kopeng, Taman Nasional Gunung Merbabu. Parameter penelitian ini adalah tinggi total, tinggi tajuk, jumlah cabang, dan biomassa semai C. lusitanica. Naungan 75 % tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan semai C. lusitanica, tetapi interaksi naungan dengan media berpengaruh terhadap pertambahan tinggi semai C. lusitanica. Tambahan faktor nutrien (konsentrasi N) dari media diduga memberikan pengaruh terhadap pertambahan tinggi semai C. lusitanica. Media hanya berpengaruh terhadap biomassa akar semai C. lusitanica. Secara keseluruhan media tanah Andisol menghasilkan pertumbuhan semai C. lusitanica yang lebih baik dibandingkan media tanah Entisol. Tanah Andisol menghasilkan perakaran semai C. lusitanica yang lebih baik sehingga penyerapan nutrien (N) lebih optimal dibandingkan pada tanah Entisol.

Population of Cupressus lusitanca in Merbabu�s Mountain National Park are threatened because the population are getting lower year by year and doesn�t found any youth seedlings naturaly. New cultivation are needed to increase population of C. lusitanica. The information about best growing media and environment hasn�t found yet. This experiment has objectives to get that information. The experimental design used on this study was split plot design with 3 blocks as replication. Shading treatments (open and 75 % shading) used as main plot, and growing media treatments (Andisols, Andisols + sand, Entisols, Entisols + sand, and mixed soils) are used as sub plot. Every treeplot has 5 times replications. Materials of C. lusitanica seedlings were obtained from the experiment before that the seed were harvested on November 2020 from C. lusitanica broodstock in Kopeng Resort, Merbabu�s Mountain National Park. The observation parameters on this experiment was total height, crown height, amount of branch, and C. lusitanica seedlings biomass. Seventy five percent of shading had no effect on C. lusitanica seedlings growth, but the interaction between shading and growing media had effect on C. lusitanica seedlings total height growth. The adding of nutrient factors (N concentration) from growing media suspected that given effect on C. lusitanica seedlings total height growth. Growing media only had effect on C. lusitanica seedlings root biomass. Generaly Andisols as growing media produced better growth of C. lusitanica seedlings than Entisols. Andisols produced a better root systems of C. lusitanica that indicates the better nutrient (N) uptake than Entisols.

Kata Kunci : Cupressus lusitanica, media tumbuh, naungan, pertumbuhan

  1. S1-2021-412523-abstract.pdf  
  2. S1-2021-412523-bibliography.pdf  
  3. S1-2021-412523-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2021-412523-title.pdf