Laporkan Masalah

Simpanan dan Nilai Ekonomi Karbon Bambu Ampel gading (Bambusa vulgaris var. striata) di Hutan Rakyat Kecamatan Pakem Sleman Yogyakarta

DYAN MACHFYROH, Dr. Ir. Ris Hadi Purwanto, M.Agr. Sc.

2021 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menghitung potensi biomassa, dan simpanan karbon (2) mengetahui potensi serapan gas karbon dioksida (CO2), serta (3) mengetahui nilai ekonomi serapan karbon pada bambu ampel gading (Bambusa vulgaris var. striata) di hutan rakyat Kecamatan. Metode destruktif dengan pengeringan sampel pada suhu 103���±20C digunakan untuk perolehan nilai biomassa. Konversi biomassa menjadi karbon dilakukan berdasarkan persentase nilai karbon organik pada batang (55,64%), cabang (50,67%), dan daun (48,48%) terhadap biomassa. Nilai ekonomi karbon bambu ampel gading (Bambusa vulgaris var. striata) diperoleh berdasarkan skema REDD+ dengan metode benefit transfer. Hasil penelitian diperoleh persamaan alometrik yang diperoleh untuk menghitung biomassa total adalah BT = 2,28Dbh0,44 dengan R2 sebesar 0,93. Persamaan alometrik yang diperoleh untuk menghitung simpanan karbon total adalah CT = 3,05Dbh0,44 dengan R2 sebesar 0,93. Persamaan alometrik yang diperoleh untuk menghitung serapan karbon dioksida total adalah SKT= 1,72Dbh0,44 dengan R2 sebesar 0,93. Potensi biomassa total sebesar 2339,46 ton, dan simpanan karbon total sebesar 1228,87 ton. Potensi serapan gas CO2 pada luasan 17,87 m2 sebesar 4505,85 t.CO2, dan nilai ekonomi Rp547.441.025,43,-. Pendugaan potensi serapan gas CO2 pada luasan 12,01 ha di hutan rakyat Kecamatan Pakem sebesar 904958,52 ton, dan memiliki nilai ekonomi Rp109.948.493.661,06,-.

This study aims to calculate the potential for biomass and carbon storage, determine the absorption potential of CO2, and determine the economic value of carbon uptake in ampel gading bamboo (Bambusa vulgaris var. striata). The destructive method was used to obtains biomass by drying the sample at a temperature of 103���±20C. The conversion of biomass to carbon was carried out based on the percentage of organic carbon values in stems (55.64%), branches (50.67%), and leaves (48.48%) of biomass. The economic value was obtain based on the REDD+ scheme with the benefit transfer method. The results showed that the allometric equation obtained of total biomass was BT = 2,28Dbh0,44 with R2 of 0,93. The allometric equation to calculate the total carbon stock is CT = 3,05Dbh0,44 with R2 of 0,93. The allometric equation to calculate the total CO2 absorption is SKT= 1,72Dbh0,44 with R2 of 0,93. The total biomass is 78,48 tons/ha, and total carbon stocks is 41.22 tons/ha. The potential for CO2 absorption is 4505.85 t.CO2, and it has an economic value Rp547.441.025,43,-. The potential estimation for CO2 absorption is 904958,52 t.CO2, and it has an economic value Rp109.948.493.661,06,-.

Kata Kunci : Bambu ampel gading, Biomassa, Karbon, Alometrik, Serapan CO2

  1. S1-2021-412493-abstract.pdf  
  2. S1-2021-412493-bibliography.pdf  
  3. S1-2021-412493-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2021-412493-title.pdf