Laporkan Masalah

BUDAYA KESELAMATAN PASIEN PADA PUSKESMAS TERAKREDITASI DI KABUPATEN BANYUMAS

ANWAR HUDIONO, Prof. dr. Adi Utarini, M.Sc, MPH, Ph.D; Dr. dr. Hanevi Djasri, MARS

2021 | Tesis | MAGISTER ILMU KESEHATAN MASYARAKAT

Latar belakang: Saat ini keselamatan pasien menjadi masalah yang penting dalam pelayanan kesehatan primer. Sejumlah penelitian telah mengungkapkan bahwa insiden berbahaya kerap terjadi dalam pelayanan primer dan secara umum diperkirakan sekitar 50% dari adverse event dalam pelayanan dapat dicegah. Di Kabupaten Banyumas dari 39 puskesmas yang telah terakreditasi belum tampak adanya upaya perbaikan puskesmas dalam pelaporan dan penanganan insiden keselamatan pasien yang dilakukan secara sistematik. Salah satu alternatif langkah pertama yang mendasar dalam menerapkan standar pelayanan berbasis keselamatan pasien di Puskesmas Kabupaten Banyumas adalah dengan mengetahui gambaran budaya keselamatan pasien pada staf puskesmas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran budaya keselamatan pasien di Puskesmas Kabupaten Banyumas. Metode: Penelitian ini dilaksanakan dengan metode deskriptif dengan pendekatan survei cross sectional. Instrumen penelitian yang digunakan adalah instrumen Survey on Patient Safety Culture (SOPSC) dari Agency for Healthcare Research and Quality (AHRQ) yang mencakup 12 dimensi budaya keselamatan pasien dengan 42 pertanyaan. Hasil: Terdapat empat dimensi yang memiliki respon positif rendah dibawah 50%, dua dimensi memiliki respon cukup positif antara 50-70%, dan enam dimensi yang memiliki respon positif tinggi diatas 70%. Rerata respon positif masuk dalam kategori cukup pada seluruh unit kerja. Rerata respon positif dengan persentase paling tinggi berada pada profesi bidan (70,75%) dan profesi dokter (70,25%). Rerata respon positif yang tinggi ditemukan pada kelompok lama kerja >10 tahun (71,54%) dan ditemukan respon cukup positif pada seluruh tingkatan status akreditasi. Kesimpulan: Meskipun dalam beberapa dimensi keselamatan pasien mendapatkan respon cukup positif namun perlu upaya perbaikan di beberapa dimensi yang masih rendah.

Background: Currently, patient safety is an important issue in primary health care. A number of studies have revealed that hazardous incidents often occur in primary care and it is generally estimated that about 50% of adverse events in care can be prevented. In Banyumas Regency, of the 39 health centers that have been accredited, there has not been any effort to improve the health center in reporting and handling patient safety incidents that are carried out systematically. One of the fundamental first steps in implementing patient safety-based service standards at the Banyumas District Health Center is to find out the description of the patient safety culture on the puskesmas staff. Objective: This study aims to determine the description of patient safety culture at the Banyumas District Health Center. Methods: This research was conducted using a descriptive method with a cross sectional survey approach. The research instrument used is the Survey on Patient Safety Culture (SOPSC) instrument from the Agency for Healthcare Research and Quality (AHRQ) which includes 12 dimensions of patient safety culture with 42 questions. Results: There are four dimensions that have a low positive response below 50%, two dimensions have a moderately positive response between 50-70%, and six dimensions that have a high positive response above 70%. The average positive response is in the sufficient category for all work units. The average positive response with the highest percentage is in the midwife profession (70.75%) and the medical profession (70.25%). A high average positive response was found in the group of working years >10 years (71.54%) and a moderately positive response was found at all levels of accreditation status. Conclusion: Although in some dimensions of patient safety the response is quite positive, efforts are needed to improve in some dimensions which are still low

Kata Kunci : Budaya Keselamatan Pasien, Puskesmas, Survei Keselamatan Pasien Puskesmas, Patient Safety Culture, Health Center, Health Center Patient Safety Survey

  1. S2-2021-433432-abstract.pdf  
  2. S2-2021-433432-bibliography.pdf  
  3. S2-2021-433432-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2021-433432-title.pdf