Laporkan Masalah

CORRELATION BETWEEN KNOWLEDGE AND ADHERENCE IN PATIENTS WITH WARFARIN THERAPY

LINA WATI LUBIS, Dr. Fita Rahmawati, Sp.FRS, Apt; dr. I Dewa Putu Pramantara Sp. PD., K-Ger

2021 | Tesis | MAGISTER FARMASI KLINIK

Kepatuhan merupakan faktor yang penting dalam menentukan kesuksesan. Pengobatan menggunakan warfarin tidak hanya membutuhkan kepatuhan namun juga pengetahuan yang baik. Hal ini disebabkan karena warfarin merupakan obat dengan index terapi sempit dimana berbagai faktor seperti makanan dan interaksi obat dapat mempengaruhi luaran terapi. Penelitian memperlihatkan bahwa pasien yang memilki pengetahuan yang baik terhadap faktor yang mempengaruhi pengobatan warfarin cenderung memiliki kepatuhan yang baik. Tujuan penelitian adalah untuk menemukan hubungan antara pengetahuan dan kepatuhan pada pasien yang menggunakan warfarin. Penelitian menggunakan rancangan potong lintang yang melibatkan 70 responden pasien rawat jalan yang mendapatkan pengobatan warfarin pada salah satu dari dua rumah sakit umum milik pemerintah. Modifikasi kuesioner Oral Anticoagulant Knowledge (MOAK) yang telah valid dan reliabel digunakan untuk menilai tingkat pengetahuan responden sementara itu Medication Refill Adherence (MRA) digunakan untuk mengukur tingkat kepatuhan pasien. Spearman correlation merupakan uji yang digunakan untuk melihat hubungan antara pengetahuan dan kepatuhan dan Chi-square digunakan untuk menganalisis hubungan kepatuhan dengan variabel perancu. Hasil penelitian memperlihatkan hubungan yang lemah antara pengetahuan dan kepatuhan pada pasien yang menerima terapi warfarin (r=0,006) serta tidak terdapat faktor perancu yang mempengaruhi kepatuhan. Umumnya, pasien memiliki pengetahuan yang kurang terhadap warfarin (rerata skor MOAK 28,5%) sementara itu tingkat kepatuhan tergolong cukup (rerata skor MRA 78.8%). Penelitian ini menyimpulkan bahwa dibutuhkan perbaikan strategi informasi dan edukasi untuk meningkatkan pengetahuan pasien terhadap warfarin. Keywords: Warfarin, Knowledge, and Adherence

Medication adherence is a primary determinant of treatment success. Warfarin therapy needs not only adherence but also adequate knowledge. Warfarin is a narrow therapeutic index medication that various factors such as food and drug interactions could interfere with therapeutic outcomes. Studies had shown patients with a better understanding of factors affecting warfarin treatment tend to be adherent to the therapy. The research aimed to find the correlation between knowledge and adherence among warfarin users. This research was a cross-sectional design involving 70 patients who obtained warfarin medication from one of the two outpatient public government hospitals. A reliable and validated Modified Oral Anticoagulant Knowledge (MOAK) was used to assess patients� knowledge about warfarin, while patients� adherence level was determined by using Medication Refill Adherence (MRA). Spearman correlation was used to analyze the correlation between knowledge and adherence, and a chi-square test was employed to examine the correlation between adherence and confounding variables. The result showed a weak correlation between knowledge and adherence among patients with warfarin therapy (r=0,006) and none of confounding variables affecting adherence. Generally, patients had insufficient knowledge about warfarin (MOAK score rate 28,5%), while the adherence level was sufficient (78.8%). This research indicated that improvement of information and education strategies is needed to elevate patients� understanding of warfarin therapy. Keywords: Warfarin, Knowledge, and Adherence

Kata Kunci : Warfarin, Knowledge, and Adherence

  1. S2-2019-44791-title.pdf  
  2. S2-2019-447913-abstract.pdf  
  3. S2-2019-447913-bibliography.pdf  
  4. S2-2019-447913-tableofcontent.pdf