Laporkan Masalah

Efek Pemberian Sangrovit® dan Formi® NDF Terhadap Gambaran Darah Ayam Broiler

MUHAMMAD RIDWAN, drh. Antasiswa Windraningtyas R, M.Sc.

2021 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN HEWAN

Perkembangan usaha ternak ayam broiler di Indonesia semakin meningkat seiring dengan peningkatan kebutuhan protein hewani. Dengan adanya pelarangan penggunaan Antibiotic growth promotors (AGP) oleh pemerintah akibat munculnya kejadian resistensi antimikroba, maka sebagai alternatif pengganti AGP digunakan alternatif imbuhan pakan lain yang dapat ditambahkan pada pakan ternak. Diantara imbuhan pakan komersial yang beredar di Indonesia adalah prebiotik Sangrovit® dan Formi® NDF. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian Sangrovit® dan Formi® NDF terhadap gambaran darah ayam broiler. Sebanyak 40 ekor ayam broiler dibagi menjadi empat kelompok masing-masing 10 ekor ayam, yaitu kelompok A diberikan Sangrovit® dengan dosis 62,5 mg/500 gr pakan, kelompok B diberikan Formi® NDF dengan dosis 0,5 gr/500 gr pakan, kelompok C diberikan kombinasi 37,5 mg/500 gr pakan Sangrovit® dan 0,5 gr/500 gr pakan Formi® NDF, serta kelompok D (kontrol) tanpa diberi imbuhan pakan. Broiler dipelihara selama 4 minggu. Pemberian imbuhan pakan diberikan mulai hari ke-7 sampai hari ke-28 pemeliharaan. Sampel darah dikoleksi melalui vena brakhialis pada hari ke-28. Parameter gambaran darah yang dianalisis terdiri dari total eritrosit, nilai hematokrit, total leukosit, dan diferensial leukosit. Analisis statistik dilakukan menggunakan One Way ANOVA dan Kruskal Wallis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian Sangrovit® dan Formi® NDF pada ayam broiler tidak memberikan perbedaan yang signifikan (p>0,05) terhadap total eritrosit, nilai hematokrit, total leukosit, limfosit, heterofil, eosinofil dan monosit.

The development of broiler chicken farming in Indonesia is increasing along with the increasing need for animal protein. With the ban on the use of Antibiotic growth promoters (AGP) by the government due to its effect that causes antimicrobial resistance, other types of feed additives are used as alternatives. Among the commercial feed additives circulating in Indonesia are Sangrovit® and Formi® NDF prebiotics. The purpose of this study was to determine the effect of Sangrovit® and Formi® NDF on the blood profile of broiler chickens. A total of 40 broiler chickens were divided into four groups of 10 chickens each, namely group A was given Sangrovit® at a dose of 62.5 mg/500 g of feed, group B was given Formi® NDF at a dose of 0.5 g/500 g of feed, group C was given a combination of 37.5 mg/500 g of Sangrovit® feed and 0.5 g/500 g of Formi® NDF feed, and group D (control) was given no additional feed. Broilers were reared for 4 weeks. Supplementation of feed additives was given from the 7th day to the 28th day of maintenance. Blood samples were collected through the brachial vein on day 28. The blood profile parameters consist of total erythrocytes, haematocrit values, total leukocytes, and differential leukocytes. Statistical analysis was performed using One Way ANOVA or Kruskal-Wallis. This study concluded that the administration of Sangrovit® and Formi® NDF in broiler chickens did not provide significant differences (p>0.05) on total erythrocytes, haematocrits values, total leukocytes, lymphocytes, heterophils, eosinophils and monocytes.

Kata Kunci : ayam broiler, Sangrovit®, Formi® NDF, gambaran darah/ broiler chicken, Sangrovit®, Formi® NDF, blood profile

  1. S1-2021-412436-Abstract.pdf  
  2. S1-2021-412436-Bibliography.pdf  
  3. S1-2021-412436-Tableofcontent.pdf  
  4. S1-2021-412436-Title.pdf