Laporkan Masalah

Sintesis Dan Karakterisasi Karbonat Hidroksiapatit (Cha) Dari Cangkang Telur Bebek (Anas Platyhynchos Domesticus) Dengan Variasi Waktu Aging Sebagai Kandidat Biomaterial

RENY WAHYUNINGSIH, Prof. Dr. Eng Yusril Yusuf, M.Si., M.Eng.

2021 | Skripsi | S1 FISIKA

Karbonat hidroksiapatit (CHA) telah berhasil diproduksi menggunakan bahan alami yakni cangkang telur bebek (anas platyhynchos domesticus) sebagai bahan utama menggunakan metode presipitasi dengan variasi waktu aging (0 jam, 24 jam, 48 jam dan 72 jam). Cangkang telur bebek dikalsinasi pada suhu 1000°C selama 6 jam untuk menghasilkan CaO sebagai sumber kalsium. Hasil uji XRD menunjukkan pola difraksi dari CaO yang dikonfirmasi dengan hasil FTIR. Berdasarkan hasil XRD CHA tipe-B telah berhasil disintesis dengan puncak difraksi struktur apatit tanpa ada fase lain yang overlapping pada (211), (300), dan (202). Parameter kisi a lebih kecil dari HA murni yakni sebesar 9,376-9,407 � dan parameter kisi c lebih besar dari HA murni sebesar 6,897-6,935 � , hal ini menunjukkan karakteristik dari CHA tipe-B. Variasi waktu aging (0 jam, 24 jam, 48 jam dan 72 jam) mempengaruhi karakteristik sampel yakni ukuran kristal dan microstain. Hasil karakterisasi FTIR mengkonfirmasi hasil XRD dengan terdeteksinya puncak pada gelombang pada 1452-1453 cm-1, 1417-1419 cm-1 dan 874 cm-1 yang merupakan karakterisasi CHA tipe-B. Hasil SEM menunjukkan CHA memiliki morfologi dengan penggumpalan yang semakin meningkat seiring dengan peningkatan waktu aging. Hasil EDX bahwa menunjukkan rasio Ca/P sebesar 1,66-1,83 dimana nilai rasio Ca/P semakin menurun seriring dengan lamanya waktu aging.

Carbonated hydroxyapatite (CHA) was successfully synthesized from natural ingredients, based on duck egg shell (anas platyhynchos domesticus) as the main precursor using the precipitation method with aging time variations (0 h, 24 h, 48 h and 72 h). The duck egg shells were calcined at 1000°C for 6 h to produce the CaO as a source of calcium. The XRD test results showed a diffraction pattern from CaO which is confirmed by FTIR. Based on XRD results, B-type CHA has been successfully synthesized with a diffraction peak of apatite structure without another overlapping peaks of peaks (211), (300), and (202). The a lattice parameter is smaller than HA of 9.376-9.407 and the c lattice parameter is larger than HA of 6.897-6.935. This resulted shows the characteristics of B-type CHA. The aging time variations affects the cristallographic properties of the samples, including crystallite size and microstain. FTIR resulted confirmed the detection of peaks at waves number at 1452-1453 cm-1, 1417-1419 cm-1 and 874 cm-1 which are, the characterized of B-type CHA. SEM results show that CHA has a morphology with increasing agglomeration along with increasing aging time. The EDX analysis results show that a Ca/P molar ratio of all sampel are 1.66-1.83. Based on these results, it decreases along with increasing aging time.

Kata Kunci : Cangkang telur bebek, Karbonat hidroksiapatit (CHA), Waktu aging, presipitasi

  1. S1-2021-412602-abstract.pdf  
  2. S1-2021-412602-bibliography.pdf  
  3. S1-2021-412602-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2021-412602-title.pdf