Laporkan Masalah

HUBUNGAN ANTARA SIKAP PASIEN TERHADAP PENGOBATAN DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN SKIZOFRENIA DI PUSKESMAS JETIS II BANTUL YOGYAKARTA

GALUH PURBO NINGRUM, Sri Warsini, S.Kep., Ns., M.Kes., PhD; Dr. Ibrahim Rahmat, S.Kp., S.Pd., M.Kes

2021 | Skripsi | S1 ILMU KEPERAWATAN

Latar Belakang: Kepatuhan pasien skizofrenia dalam meminum obat merupakan masalah yang serius. Salah satu faktor yang mempengaruhi kepatuhan pasien adalah sikap pasien. Tujuan: Untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara sikap pasien terhadap pengobatan dengan kepatuhan minum obat pasien skizofrenia di Puskesmas Jetis II Bantul Yogyakarta. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasi dengan menggunakan desain cross-sectional. Besar sampel pada penelitian ini adalah 20 responden. Kuesioner yang digunakan adalah kuesioner DAI-10 untuk mengukur sikap pasien terhadap pengobatan, kuesioner MARS untuk mengukur kepatuhan minum obat pasien, dan kuesioner CCS untuk skrining responden. Analisis data yang peneliti lakukan adalah dengan menggunakan uji statistik Fisher exact test. Hasil Penelitian: Tingkat kepatuhan minum obat pasien skizofrenia di Puskesmas Jetis II Bantul sudah berada pada rentang sedang sampai tinggi. Sikap pasien terhadap pengobatan di Puskesmas Jetis II Bantul menunjukkan bahwa mayoritas pasien sudah memiliki sikap yang positif. Pada hasil uji statistik Fisher’s exact test didapatkan hasil bahwa tidak ditemukannya hubungan yang bermakna antara sikap pasien terhadap pengobatan dengan kepatuhan minum obat dengan p value 0,284. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara sikap pasien terhadap pengobatan dengan tingkat kepatuhan minum obat pasien skizofrenia di Puskesmas Jetis II Bantul, Yogyakarta.

Background: Medication-taking compliance of schizophrenic patiens is a serious issue. One of the factors affecting patiens’ compliance is their attitude. Purpose: To determine the correlation between patien attitude towards medical treatment and medication-taking compliance among schizophrenic patients at the community health center Puskesmas Jetis II Bantul, Yogyakarta. Method: This is quantitative correlational research using a cross-sectional design. The research sample consisted of 20 respondents. It used questionnaires DAI-10 to measure patient attitude towards medical treatment, MARS to measure medication-taking compliance of patients, and CCS to carry out respondent screening. Data was analyzed using statistical test, i.e. Fisher’s exact test. Result: The level of medication-taking compliance among schizophrenic patients at Puskesmas Jetis II in Bantul ranges from medium to high. Patient attitude towards medical treatment at Puskesmas Jetis II in Bantul shows that the majority of patients take a positive attitude. Fisher’s exact test results indicate that there is no meaningful correlation between patient attitude towards medical treatment and medication-taking compliance, with a p-value of 0,284. Conclusion: There is no correlation between patient attitude towards medical treatment and the level of medication-taking compliance among schizophrenic patients at Puskesmas Jetis II in Bantul, Yogyakarta.

Kata Kunci : Skizofrenia, Sikap, Kepatuhan, DAI-10, MARS

  1. S1-2021-414382-abstract.pdf  
  2. S1-2021-414382-bibliography.pdf  
  3. S1-2021-414382-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2021-414382-title.pdf