Laporkan Masalah

Evaluasi Setting Sistem Proteksi Module MiCOM P342 Alstom Generator PLTSa Bantargebang menggunakan Simulasi Perangkat Lunak

ANNAS MARDATILA, Ir. Yulianus Wahyo Setiyono, M.T.

2021 | Tugas Akhir | D3 TEKNOLOGI LISTRIK

Dalam sebuah pembangkit listrik, generator digunakan sebagai peralatan utama pembangkitan listrik. Generator memegang peranan penting dalam proses pembangkitan dan penyaluran tegangan ke beban-beban. Maka dibutuhkan sistem proteksi yang baik agar penyaluran listrik dapat berjalan dengan baik. Di PLTSa Bantargebang proteksi generator yang dipakai menggunakan sebuah module rele proteksi yaitu MiCOM tipe P342 Alstom. Rele ini dirancang untuk dapat memproteksi berbagai macam gangguan. Selain itu, rele ini dilengkapi dengan fungsi pengukuran, fungsi pengaturan grup, fungsi password, fungsi komunikasi, dan fungsi fault record. Pentingnya MiCOM P342 sebagai rele proteksi generator diperlukan setting yang tepat agar dapat mendeteksi gangguan dan memproteksi generator sebagaimana fungsinya. Untuk memastikan keamanan generator, dilakukan peninjauan ulang setting rele proteksi berdasarkan standar IEEE C37.102, IEEE 242.2001, dan manual book MiCOM P342 Alstom. Peninjauan yang dilakukan dengan membandingkan nilai yang diterapkan di lapangan (eksisting) dengan perhitungan manual berdasarkan standar. Proteksi yang belum sesuai standar kemudian dievaluasi agar dapat mengamankan generator dengan baik. Setelah dilakukan evaluasi terdapat rele-rele yang tidak sesuai standar misalnya pada rele proteksi tegangan kurang dari 310,9 Volt dengan waktu tunda 2 detik diganti menjadi 360.53 Volt dengan waktu tunda 10 detik, rele proteksi tegangan lebih dari 414,5 Volt dengan waktu tunda 2 detik diganti menjadi 398,5 Volt dengan waktu tunda 10 detik, rele proteksi arus lebih dari 1600 kA dengan TMS 1 diganti menjadi TMS 0.21, rele proteksi daya balik dari 23,49 kW dengan waktu tunda 3 detik diganti menjadi 37,5 kW dengan waktu tunda 30 detik, dan rele proteksi kurang daya input mekanis dari 75,31 kW dengan waktu tunda 3 detik diganti menjadi 75 kW dengan waktu tunda 30 detik.

In a power plant, a generator is used as the main equipment for generating electricity. Generators play an important role in the process of generating and distributing voltage to loads. So a good protection system is needed so that electricity distribution can run well. In PLTSa Bantargebang the generator protection used uses a protection relay module, namely MiCOM type P342 Alstom. This relay is designed to be able to protect various kinds of interference. In addition, this relay is equipped with measurement function, group setting function, password function, communication function, and fault record function. The importance of MiCOM P342 as a generator protection relay requires proper settings in order to detect disturbances and protect the generator as it functions. To ensure the safety of the generator, a review of the protection relay settings was carried out based on the IEEE C37.102, IEEE 242.2001 standards, and the MiCOM P342 Alstom manual book. The review is carried out by comparing the values applied in the field (existing) with manual calculations based on standards. Protection that is not up to standard is then evaluated in order to secure the generator properly. After evaluation, there are relays that do not meet the standards, for example, the undervoltage protection relay than 310.9 Volts with a delay of 2 seconds, it is changed to 360.53 Volts with a delay time of 10 seconds, the overvoltage protection relay than 414.5 Volts with a delay time of 2 seconds changed to 398.5 Volts with a delay of 10 seconds, overcurrent protection relay over 1600 kA with TMS 1 changed to TMS 0.21, reverse power protection relay from 23.49 kW with a delay time of 3 seconds changed to 37.5 kW with time 30 seconds delay, and the low forward protection relay from 75.31 kW with a delay of 3 seconds to 75 kW with a delay of 30 seconds.

Kata Kunci : Proteksi, Generator, Gangguan, MiCOM P342, Standar

  1. D3-2021-426293-abstract.pdf  
  2. D3-2021-426293-bibliography.pdf  
  3. D3-2021-426293-tableofcontent.pdf  
  4. D3-2021-426293-title.pdf