Laporkan Masalah

EKSTENSI CAPITAL ASSET PRICING MODEL PADA KONTEKS SAHAM SYARIAH: SEBUAH STUDI EKSPERIMENTAL

LINDA ARIANY M, Prof. Marwan Asri, MBA., Ph.D, B.M Purwanto, MBA., Ph.D, Eddy Junarsin, SE, MBA., Ph.D.

2021 | Disertasi | DOKTOR ILMU MANAJEMEN

Beberapa dekade terakhir banyak produk investasi berdasarkan pada keyakinan beragama, misalnya saham syariah mulai dipertimbangkan oleh investor. Hal ini berdampak kepada penelitian di bidang investasi yang mulai mempertanyakan beberapa teori klasik di bidang investasi, seperti teori portofolio dan Capital Asset Pricing Model (CAPM), apakah mampu menjawab fenomena tersebut. Teori keuangan klasik lebih memfokuskan kepada faktor risiko dan return yang bersifat objektif dalam investasi sedangkan saham syariah memiliki karakteristik unik yang didasarkan pada ajaran agama Islam. Berdasarkan hal tersebut terdapat faktor lain yang juga dipertimbangkan investor dalam berinvestasi yang bersumber dari ajaran agama. Faktor tersebut adalah volatilitas premi risiko berkah, religiositas, dan preferensi subjektif individu terhadap saham syariah. Penelitian ini menguji ketiga variabel tersebut sebagai variabel baru yang dipertimbangkan dalam investasi produk saham syariah dengan memasukkan unsur rasionalitas ekonomi Islam dengan menambahkan rasionalitas subjektif sebagai pendamping rasionalitas objetif dalam membuat keputusan. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen, hasil data eksperimen diolah dengan menggunakan pendekatan regresi moderated mediation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volatilitas premi risiko berkah dan preferensi subjektif berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian saham syariah, namun tidak dengan religiositas. Religiositas tidak berpengaruh langsung terhadap keputusan pembelian saham syariah. Religiositas berpengaruh terhadap preferensi subjektif, kemudian preferensi subjektif berpengaruh terhadap pembelian saham syariah. Hal ini menunjukkan bahwa religiositas memiliki pengaruh tidak langsung ke pembelian saham syariah.

Investors in recent decades have been increasingly investing in faith-based investment products such as sharia-based stocks. Accordingly, the investment literature has begun to question whether several classical investment theories including portfolio and Capital Asset Pricing Model (CAPM) theories manage to explain the phenomenon. Classical finance theories largely focus on objective investment risks and returns while Sharia-based stocks exhibit unique characteristics based on Islamic religious teachings. In this respect, investors also consider their religious teachings when making investment decisions in these financial products, including barakah risk premium volatility, religiousity, and individual subjective preferences toward sharia-based stocks. Hence, this study aims to test the role of these three variables as new variables involved in sharia-based stock investments by introducing Islamic economic rationality factors. Data from the experimental research is analyzed with the mediated moderation regression approach. The results show that sharia-based stock investment decisions are significantly affected by barakah risk premium volatility and subjective preferences but not by religiosity.

Kata Kunci : barakah risk premium volatility, sharia-based stocks, subjective preferences, investments, religiosity

  1. S3-2021-405197-abstract.pdf  
  2. S3-2021-405197-bibliography.pdf  
  3. S3-2021-405197-tableofcontent.pdf  
  4. S3-2021-405197-title.pdf