Laporkan Masalah

Pengaruh Identitas Sosial dan Perbandingan Sosial terhadap Intensi Melakukan Perilaku Berkelanjutan dengan Mengontrol Sikap, Norma Subjektif, dan Persepsi Kendali Perilaku.

SYURAWASTI MUHIDDIN, Yopina Galih Pertiwi, S.Psi., M.A., Ph.D

2021 | Tesis | MAGISTER PSIKOLOGI

Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengaruh identitas sosial sebagai orang Indonesia dan perbandingan sosial terhadap intensi melakukan perilaku berkelanjutan dengan menggunakan desain penelitian eksperimen 2 x 2 between subject design secara daring. Sebanyak 234 responden yang merupakan Warga Negara Indonesia berusia 18-40 tahun (generasi Y dan Z) berpartisipasi dalam penelitian ini. Hasil penelitian menemukan bahwa identitas sosial, yaitu konteks intra kelompok (in-group) lebih berpengaruh terhadap intensi melakukan perilaku berkelanjutan daripada konteks antarkelompok (out-group). Kombinasi identitas sosial dan perbandingan sosial sebagai suatu proses berkesinambungan juga mempengaruhi intensi perilaku berkelanjutan, yaitu perbandingan ke atas/upward dalam konteks intra kelompok lebih mempengaruhi intensi perilaku berkelanjutan dibandingkan perbandingan ke bawah/downward dalam konteks antarkelompok. Meskipun demikan, pengaruh ini tidak signifikan ketika variabel-variabel Theory of Planned Behavior (TPB) yang berupa sikap, norma subjektif, dan persepsi kendali perilaku dikontrol dalam analisis. Penelitian ini mengimplikasikan bahwa proses identitas sosial dan perbandingan sosial dapat melengkapi atribut ataupun prediktor individual dalam model perilaku berkelanjutan. Namun demikian, sikap, norma subjektif, dan persepsi kendali perilaku terkait dengan perilaku berkelanjutan tetap menjadi faktor penting dalam memprediksi intensi perilaku tersebut.

This study aimed to examine the effect of social identity and social comparison on the intention to implement sustainable behavior by using online experimental research with 2 x 2 between-subject designs. A total of 234 Indonesian who were 18-40 years old (generation Y and Z) participated in this study. This study found that social identity in the intra-group context (in-group) was more influential on the intention to conduct sustainable behavior than the intergroup context (out-group). The combination of social identity and social comparison as a continuous process also affected the intention of sustainable behavior, which the upward comparison in the intra-group context was more impactful on the behavior intention than the downward comparison in the intergroup context. However, this effect was not significant when the Theory of Planned Behavior (TPB) variables consisting of attitudes, subjective norms, and perceived behavioral control were controlled in the analysis. This research implies that the process of social identity and social comparison can complement individual attributes or predictors in a sustainable behavior model. However, attitudes, subjective norms, and perceived behavioral control related to sustainable behavior remain important factors in predicting the intention to act.

Kata Kunci : Indonesia, Identitas Sosial, Intensi, Perbandingan Sosial, Perilaku Berkelanjutan

  1. S2-2021-448930-abstract.pdf  
  2. S2-2021-448930-bibliography.pdf  
  3. S2-2021-448930-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2021-448930-title.pdf