Laporkan Masalah

Daya Serap Gelidium corneum (Hudson) J.V. Lamouroux (1813) terhadap Nitrogen dan Fosfor Air dari Tambak Budidaya Udang Vaname

NABILA INDRASWARI, Dr. Ratih Ida Adharini, S.Pi., M.Si.

2021 | Skripsi | S1 MANAJEMEN SUMBERDAYA AKUATIK

Limbah budidaya udang mengandung sisa pakan dan metabolisme udang. Pembuangan limbah udang secara langsung serta secara berkelanjutan ke lingkungan akan menyebabkan pencemaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui G. corneum dengan kepadatan berbeda sebagai biofilter limbah budidaya udang vaname, mengetahui daya serap G. corneum dengan kepadatan berbeda terhadap kandungan nutrien limbah budidaya udang vaname dan mengetahui pertumbuhan G. corneum dengan kepadatan berbeda pada limbah budidaya udang vaname. Kepadatan berbeda digunakan utntuk mengetahui kepadatan yang paling efektif sebagai biofilter. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari 3 perlakuan dan 3 ulangan menggunakan perlakuan biomassa berbeda yaitu P1 (1 gL-1); P2 (2 gL-1); dan P3 (3 gL-1) pada aquarium volume 30 L. Parameter yang diukur yaitu kualitas air, biomassa dan daya serap G. corneum. Parameter kualitas air meliputi suhu, TDS, TSS, salinitas, DO, pH, nitrat, dan fosfat. Rerata penurunan nitrat hari ke-15 sebesar 5,2%; rerata penurunan fosfat hari ke-25 sebesar 79%. G. corneum mampu menyerap nitrogen rerata 20% dan rerata fosfor 53%. G. corneum dengan kepadatan berbeda sebagai biofilter mampu menyerap nitrat dan fosfat dengan diperoleh hasil yang berbeda pula; kemampuan terbaik G. corneum dalam menyerap nitrat sebesar 8% pada hari ke-15 perlakuan 1 gL-1 dan fosfat pada hari ke-25 perlakuan 2 gL-1 sebesar 92%. Peningkatan terbaik konsentrasi nitrogen dalam thallus diperoleh perlakuan 2 gL-1 sebesar 32% dan fosfor perlakuan 2 gL-1 sebesar 58%; G. corneum mengalami penurunan biomassa pada perlakuan 1 gL-1 sebesar 17%, perlakuan 2 gL-1 sebesar 26%, dan perlakuan 3 gL-1 sebesar 33%.

Shrimp waste contains leftover feed and metabolism. Direct and continuous disposal of shrimp waste to environment will cause pollution. This study aims to know G. corneum with different densities as biofilter of whiteleg shrimp wastewater, knowing absorption capacity of G. corneum with different densities of nutrient content in whiteleg shrimp wastewater and knowing growth of G. corneum with different densities in whiteleg shrimp wastewater. The study use Completely Randomized Design method consisting 3 treatments and 3 replications using 3 different biomass treatment, 1 (1 gL-1); 2 (2 gL-1) and 3 (3 gL-1) on aquariums with volume of 30L. Parameters observed water quality, biomass and absorption capacity of G. corneum. Water quality parameters measured water temperature, TDS, TSS, salinity, DO, pH, nitrate and phosphate. Average decrease in nitrate on 15th day was 5,2%; average decrease in phosphate on 25th day was 79%. G. corneum able to absorb nitrogen with average 20% and phosphorus with average 53%. G. corneum with different densities as biofilter is able to absorb nitrate and phosphate with different result obtained; the best ability of G. corneum to absorb nitrate was 8% on the 15th day of 1 gL-1 treatement and the posphate on the 25th day of 2 gL-1 treatment was 92%. The best increase in nitrogen concentration in the thallus was obtained by treatment 2 gL-1 by 32% and phosphorus treatment 2 gL-1 by 58%; G. corneum decreased biomass at 1 gL-1 treatment by 17%, treatment 2 gL-1 by 26%, and treatment 3 gL-1 by 33%.

Kata Kunci : fosfat, G. corneum, kualitas air, limbah budidaya udang, nitrogen.

  1. S1-2021-409611-abstract.pdf  
  2. S1-2021-409611-bibliography.pdf  
  3. S1-2021-409611-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2021-409611-title.pdf