Laporkan Masalah

PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN MENTAL SE-JIWAKU TERHADAP TINGKAT KECEMASAN SISWA SMA GOTONG ROYONG YOGYAKARTA A RETROSPECTIVE STUDY

HEAVYSTA BRITISH F, Ariani Arista Putri Pertiwi, S.Kep., Ns., MAN., DNP dan Intansari Nurjannah, SKp., MNSc., PhD

2021 | Skripsi | S1 ILMU KEPERAWATAN

Latar Belakang: Total kasus masalah kesehatan mental emosional di Indonesia mencapai 23 juta penduduk atau sekitar 9,8% dari total penduduk di Indonesia. Tingginya kasus ini tidak dibarengi kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai isu kesehatan mental karena hanya 9% dari total kasus yang mencari bantuan kesehatan. Pendidikan Kesehatan Mental Se-Jiwaku adalah salah satu kegiatan Promosi Kesehatan di Indonesia yang dilakukan di sekolah, pada penelitian ini Pendidikan Kesehatan Mental Se-Jiwaku dilakukan di SMA Gotong Royong Yogyakarta. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh dari Pendidikan Kesehatan Mental Se-Jiwaku pada tingkat kecemasan pada Siswa SMA Gotong Royong Yogyakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan desain Quantitative Quasi Experimental Retrospective Study dengan pendekatan deskriptif analitik. Data yang di dapatkan dimasukkan ke dalam excel yang kemudian dihitung jumlahnya dan di konversi ke bentuk persentase. Uji analisis yang digunakan adalah analisis non parametrik Wilcoxon untuk melihat perbedaan data dari pre-test ke post-test akibat pengaruh intervensi Pendidikan Kesehatan Mental Se-Jiwaku Hasil : Hasil penelitian ini yaitu dari 14 responden diketahui 12 diantaranya berjenis kelamin perempuan, selain itu 11 dari 14 responden mengalami kecemasan. Hasil Uji Wilcoxon pada variabel kecemasan menunjukkan skor 0,077 (lebih besar dari p = 0,05). Kesimpulan : Tidak ada pengaruh dari Pendidikan Kesehatan Mental Se-Jiwaku terhadap tingkat kecemasan pada Siswa SMA Gotong Royong Yogyakarta

Background: The total number of mental-emotional health problems cases in Indonesia reaches 23 million people or around 9.8% of the total population in Indonesia. This high number of cases is not accompanied by public awareness and knowledge of mental health issues because only 9% of the case number seek medical assistance. Se-Jiwaku Mental Health Education is one of the Health Promotion activities in Indonesia that is conducted in schools. In this study, Se-Jiwaku Mental Health Education was held at Gotong Royong High School, Yogyakarta. Purpose: This study aims to determine whether Se-Jiwaku Mental Health Education affects the level of anxiety and impulsive behavior among Gotong Royong High School Students in Yogyakarta. Methods: This study used a retrospective study design with a descriptive-analytic approach. The data obtained is entered into Excel then its summed up and converted into a percentage. The analytical test used is the non-parametric Wilcoxon analysis to see the difference in data from pre-test to post-test due to the influence of the Se-Jiwaku Mental Health Education intervention. Results: The results of this study are from 14 respondents, 12 of them are female, furthermore that 11 out of 14 respondents experience anxiety. The Wilcoxon test results on the anxiety variable showed a score of 0.077 (more than p-value = 0.05) and the impulsivity variable showed a sig.2 tailed number of 0.268 (more than p-value = 0.05) Conclusion: There is no effect of Se-Jiwaku Mental Health Education on the level of anxiety and impulsive behavior in Yogyakarta Gotong Royong High School Students

Kata Kunci : Kecemasan, Pendidikan Kesehatan Mental Sejiwaku /Anxiety, Sejiwaku Mental Health Education

  1. S1-2021-414384-abstract.pdf  
  2. S1-2021-414384-bibliography.pdf  
  3. S1-2021-414384-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2021-414384-title.pdf