Laporkan Masalah

A BUSINESS MODEL FOR SEHATI (THE DEPRESSION PREVENTION TOWARD ADOLESCENCE)

JONATHAN LAMPATAR S., Wakhid Slamet Ciptono, M.B.A., M.P.M., Ph.D.

2021 | Tesis | Magister Manajemen

Depresi merupakan salah satu gangguan jiwa yang banyak dialami oleh banyak orang di dunia (WHO, 2020). Merujuk pada WHO tahun 2015, depresi itu sendiri adalah faktor risiko utama dan dapat menyebabkan bunuh diri pada keadaan terpuruk. Masalah depresi juga menjadi salah satu masalah yang paling sering disampaikan pada Hari Sehat Mental Sedunia pada bulan April 2019. Masa remaja merupakan masa yang rentan mengalami gangguan jiwa dan prevalensi gangguan jiwa tertinggi dibandingkan dengan masa kehidupan lainnya (Kessler et al., 2005 dalam Hart et al., 2018). Terlebih lagi, keterikatan remaja terhadap layanan perawatan kesehatan mental merupakan tingkat yang paling rendah di antara kelompok umur lainnya (Merikangas et al., 2011 dalam Hart et al., 2018). Penelitian ini bertujuan untuk merancang model bisnis baru pada Sehati dengan inovasi dalam penyediaan layanan e-health. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dibagi dua yaitu primer dan sekunder. Data primer diperoleh dengan wawancara mendalam terhadap 3 responden. Kriteria responden adalah orang tua yang memiliki anak dan kesadaran yang memadai terhadap masalah kesehatan jiwa, khususnya tentang depresi. Kemudian menyasar para remaja yang memiliki kesadaran kesehatan mental yang memadai. Wawancara yang melibatkan pengalaman pribadi dan pengetahuan mereka untuk mengatasi gangguan kesehatan mental. Data sekunder diperoleh dari studi pustaka dan artikel yang berkaitan dengan kesehatan mental. Analisis kinerja seperti keuangan ditentukan dalam penelitian ini. Dalam analisis keuangan terdapat dua skenario yaitu normal (optimis) dan pesimis. Hasil skenario normal adalah jumlah NPV positif, IRR sebesar 6%, dan PP dalam 2 tahun 4 bulan. Namun hasil skenario pesimis adalah nilai NPV negatif serta IRR lebih rendah dari normal yaitu -42% dan PP lebih dari 5 tahun. Kata kunci: remaja, depresi, kesehatan mental

Depression is one of the mental disorders who commonly experience by many people in the world (WHO, 2020). Refers to WHO in 2015, depression itself as a primary risk factor and can lead to suicide at the worst. Depression issue also becomes one of the most frequent issues that deliver at World Mental Healthy day in April 2019. The adolescence is a susceptible period to experience mental disorders, and the highest prevalence of mental issues compare to others life period (Kessler et al., 2005 in Hart et al., 2018). Moreover, adolescent engagement toward mental health care services is the lowest among other age groups (Merikangas et al., 2011 in Hart et al., 2018). This research aims to design a new business model in Sehati to provide the e-health service. The method of collecting data in this research divided by two as primary and secondary. The primary data obtained by an in-depth interview which targeted to 3 respondents. The respondent criteria include a parent who has children and adequate awareness of mental health issues, especially depression. Then, targeting the adolescence who has an adequate awareness of mental health. The interview involving their personal experience and knowledge to cope with a mental health disorder. Secondary data obtained from the literature study and article related to mental health. The performance analysis, like financial, was determined in this research. There were two scenarios in financial analysis, such as normal (optimistic) and pessimistic. The normal scenario result is the number of NPV positive, IRR with 6%, and PP in 2 years four months. However, the pessimistic scenario result is the negative value of NPV and the IRR lower than normal, with -42% and PP with more than five years. Keywords: adolescence, depression, mental health

Kata Kunci : Remaja, depresi, dan kesehatan mental (adolescence, depression, and mental health)

  1. S2-2021-421761-abstract.pdf  
  2. S2-2021-421761-bibliography.pdf  
  3. S2-2021-421761-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2021-421761-title.pdf