Laporkan Masalah

Studi Pustaka: Prevalensi Infeksi Cacing Jantung (Dirofilaria immitis) pada Anjing Berkaitan dengan Umur dan Jenis Kelamin

MARGARETH AMADEA, Dr. drh. Soedarmanto Indarjulianto.

2021 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN HEWAN

Dirofilariosis adalah penyakit parasit yang disebabkan oleh cacing jantung Dirofilaria immitis (D. immitis) dan anjing merupakan inang utama. Tujuan dari studi pustaka ini adalah untuk mengetahui prevalensi infeksi D. immitis pada anjing (Canis lupus familiaris) berdasarkan umur dan jenis kelamin anjing. Studi pustaka ini menggunakan 9 ekor anjing terinfeksi D. immitis yang diambil dari 9 artikel mulai tahun 2008 sampai tahun 2019. Studi pustaka dilakukan secara retrospektif dengan mendata kejadian laporan kasus dirofilariosis dari Lisboa di Portugal, Dublin di Irlandia, Ahvaz di Iran, Bangkok di Thailand, Louisiana di Amerika Serikat, Cadiz di Spanyol, Sofia di Bulgaria, Texas di Amerika Serikat, dan Selangor di Malaysia berkaitan dengan umur dan jenis kelamin. Data yang didapatkan dianalisis dan dibahas secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan prevalensi infeksi D. immitis pada anjing umur lebih dari sama dengan 5 tahun (67%) lebih tinggi daripada anjing berusia < dari 5 tahun (33%) dan prevalensi infeksi D. immitis pada anjing jantan (67%) lebih tinggi daripada anjing betina (33%). Disimpulkan bahwa umur dan jenis kelamin berpengaruh terhadap anjing yang terinfeksi Dirofilaria immitis.

Dirofilariosis is a parasitic disease caused by the heartworm Dirofilaria immitis (D. immitis), and dogs are the main hosts. The purpose of this review is to determine the prevalence of D. immitis infection in dog (Canis lupus familiaris) based on the age and sex of the dog. This review used 9 dogs infected with D. immitis taken from 9 articles from 2008 to 2019 about dirofilariasis case reports. The study was carried out retrospectively by recording the incidence of D. immitis infection from various city such as Lisboa in Portugal, Dublin in Ireland, Ahvasz in Iran, Bangkok in Thailand, Louisiana in United States of America, Cadiz in Spain, Sofia in Bulgaria, Texas in United States of America, and Selangor in Malaysia related to age and sex. The data obtained were analyzed and discussed descriptively. The results showed that the prevalence of D. immitis infection in dogs aged more than or equal to 5 years (67%) was higher than < 5 years old (33%) and the prevalence of D. immitis infection in male dogs (67%) was higher than female dogs (33 %). Concluded that age and sex have an influence on dogs infected with D. immitis.

Kata Kunci : Anjing, cacing jantung, Dirofilaria immitis, jenis kelamin, umur / Age, Dirofilaria immitis, dog, heartworm, sex.

  1. S1-2021-414499-abstract.pdf  
  2. S1-2021-414499-bibliography.pdf  
  3. S1-2021-414499-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2021-414499-title.pdf