Laporkan Masalah

PENGARUH CYBERCHONDRIA DAN FAKTOR BEBAN KOGNITIF TERHADAP MOTIVASI PERLINDUNGAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI INDONESIA

SEPTIANA WIDI S, Yulia Arisnani Widyaningsih, M.B.A., Ph.D.,

2020 | Tesis | MAGISTER SAINS MANAJEMEN

Penelitian ini berfokus pada penggunaan Teori Motivasi Perlindungan untuk menguji pengaruh cybercondria dan faktor beban kognitif terhadap motivasi perlindungan dan niat perilaku sehat. Menggunakan teknik purposive sampling, objek penelitian ini adalah warga Indonesia yang berusia minimal 18 tahun, aktif bersosial media, dan mengetahui informasi terkait coronavirus disease (COVID-19). Pengumpulan dan analisis data dimulai bulan Oktober 2020 sampai dengan bulan November 2020. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 306 orang yang diperoleh dengan cara survei. Alat analisis yang digunakan adalah Structural Equation Modelling-Partial Least Square (SEM-PLS). Analisis data menemukan bahwa cyberchondria signifikan berpengaruh positif pada penilaian ancaman, informasi yang berlebihan dan kepercayaan online signifikan berpengaruh pada penilaian coping, temuan ini dapat memperkuat dan menambah faktor sumber informasi dalam proses kognitif teori motivasi perlindungan. Secara jangka pendek, penelitian ini belum dapat membuktikan bahwa tingkat kerentanan yang dirasakan individu dan penilaian rasa takut berpengaruh positif pada motivasi perlindungan. Implikasi teoritis dan praktis dari temuan, dan saran penelitian selanjutnya akan didiskusikan lebih lanjut pada bagian terakhir dari penelitian.

This research focuses on the use of Protection Motivation Theory to examine the effect of cybercondria and cognitive load factors on protection motivation and healthy behavior intentions. Purposive sampling technique is used to obtain suitable data, the object of this research is Indonesian citizens who are at least 18 years old, actively socialize in social media, and know information related to coronavirus disease (COVID-19). Data collection and analysis started from October 2020 to November 2020. The sample used in this study was 306 people which were obtained by a survey. The analysis tool used is Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS). Data analysis found that cyberchondria had a significant positive effect on threat appraisal, information overload and online trust had a significant effect on coping appraisal, these findings can amplify and add the information source factor in the cognitive processes of protection motivation theory. In the short term, this study has not been able to prove that the level of vulnerability felt by individuals and fear has a positive effect on protection motivation. The theoretical and practical implications of the findings, and suggestions for further research will be discussed further in the final section of the study.

Kata Kunci : Teori Motivasi Perlindungan, cyberchondria, beban kognitif, penilainan ancaman, penilaian coping, niat perilaku sehat.

  1. S2-2020-422049-abstract.pdf  
  2. S2-2020-422049-bibliography.pdf  
  3. S2-2020-422049-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2020-422049-title.pdf