Laporkan Masalah

ANALISIS PENGUNGKAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (STUDI PADA PERUSAHAAN YANG MENDAPATKAN PREDIKAT PLATINUM TAHUN 2018-2019)

YOHANES REZA NADA S, Suyanto, S.E., M.B.A., Ph.D.

2021 | Skripsi | S1 AKUNTANSI

Corporate social responsibility dapat menjadi alat yang diperlukan dalam iklim sosial dan bisnis untuk membedakan mereka di pasar yang kompetitif. Selain dorongan menjadi pembeda dalam menciptakan citra baik perusahaan, dorongan dari masyarakat bahwa perusahaan harus peduli dengan lingkungan, didukung dengan peraturan mengenai pelaporan atas CSR membuat perusahaan melaporkan kegiatan CSR yang sesuai dengan pedoman. Konsumen makin sadar akan pentingnya CSR sekaligus menjadi bentuk legitimasi khsusnya bagi masyarakat sekitar perusahaan beroperasi. Peran regulasi serta kesatuan framework akan memudahkan stakeholder untuk menilai dan membandingkan antar perusahaan. GRI sebagai pelopor pedoman pelaporan CSR menciptakan pedoman terbarunya yaitu GRI Standards pada 2016. Pedoman GRI Standards merupakan pedoman yang paling banyak digunakan dan diterapkan bagi banyak industri. Penelitian ini menganalisis sejauh mana perusahaan menerapkan pedoman GRI Standards terhadap pelaporan CSR mereka dan juga menganalisis kuantitas setiap aspek (ekonomi, lingkungan, sosial) yang ada pada setiap perusahaan. Objek pada penelitian ini yaitu lima perusahaan yang mendapatkan penghargaan Platinum pada Asia Sustainability Reporting Rating (ASSRAT) tahun 2018-2019. Penelitian ini menggunakan teknik analisis isi serta mengakumulasi laporan CSR yang sesuai dengan GRI Standards, kemudian peneliti menggunakan dummy variable untuk menilai kuantitas CSR. Hasil penelitian, menunjukan bahwa perusahaan tersebut telah menjalankan CSR tetapi belum mampu memenuhi harapan masyarakat menjadi good corporate citizen.

Corporate social responsibility can be a necessary tool in the social and business climate to differentiate them in a competitive market. In addition to the encouragement to be a differentiator in creating a reputation, encouragement from the community that companies must care about the environment, supported by regulations regarding CSR reporting, makes companies report CSR activities by the guidelines. Consumers are increasingly aware of the importance of CSR as well as being a form of legitimacy especially for the communities around which the company operates. The role of regulation and the unity of the framework will make it easier for stakeholders to assess and compare between companies. GRI as a pioneer of CSR reporting guidelines created its newest framework, namely GRI Standards in 2016. The GRI Standards Guidelines are the most widely used and applied guidelines for many industries. This study examines the extent to which companies obtain the GRI Standards guidelines for their CSR reporting and also analyzes the quantity of every aspect (economic, environmental, social) in each company. The objects in this study are five companies that received Platinum awards in the Asia Sustainability Reporting Rating (ASSRAT) in 2018-2019. This study uses content analysis techniques and accumulates CSR reports by GRI Standards, then researchers use dummy variables to assess the quantity of CSR. The results showed that the company has implemented CSR but has not been able to meet the expectations of society to become a good corporate citizen.

Kata Kunci : corporate social responsibility, GRI Standards, laporan keberlanjutan, ASSRAT

  1. S1-2021-397080-abstract.pdf  
  2. S1-2021-397080-bibliography.pdf  
  3. S1-2021-397080-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2021-397080-title.pdf