Laporkan Masalah

Pengaruh Religiusitas Intrapersonal, Religiusitas Interpersonal, Norma Subjektif, dan Persepsi pada Pengeluaran Pemerintah terhadap Etikalitas Persepsian Penggelapan Pajak

STELLA MARISSA P F, Prof. Dr. Suwardjono, M.Sc., Ak., CA

2021 | Skripsi | S1 AKUNTANSI

Indonesia menghadapi masalah rendahnya kepatuhan pajak, yang salah satunya dikarenakan masih adanya praktik penggelapan pajak. Penggelapan pajak merupakan tindakan ilegal dan merugikan negara, namun meskipun demikian terdapat kemungkinan tidak semua orang menilai tindakan tersebut tidak etis. Dengan demikian, penting untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi etikalitas persepsian penggelapan pajak. Dengan subjek penelitian mahasiswa aktif Universitas Gadjah Mada, penelitian ini bertujuan untuk mencari bukti empiris mengenai pengaruh religiusitas intrapersonal, religiusitas interpersonal, norma subjektif, dan persepsi pada pengeluaran pemerintah terhadap etikalitas persepsian penggelapan pajak. Penelitian ini menggunakan data primer yang terkumpul melalui kuesioner, yang kemudian dianalisis dengan bantuan SPSS 25. Penelitian menunjukkan hasil bahwa norma subjektif berpengaruh positif pada etikalitas persepsian penggelapan pajak. Sedangkan religiusitas intrapersonal, religiusitas interpersonal, dan persepsi pada pengeluaran pemerintah tidak berpengaruh pada etikalitas persepsian penggelapan pajak.

Indonesia is facing the problems of low tax compliance. One of its causes is tax evasion practices. Tax evasion is an illegal act. However, there is a possibility that not everyone considers it unethical. Thus, it is important to know the factors that influence the perceived ethicality of tax evasion. With active students of Universitas Gadjah Mada as the subject, this research aims to find out the empirical evidence of the influence of intrapersonal religiosity, interpersonal religiosity, subjective norms, and perceptions on government spending on the perceived ethicality of tax evasion. This research uses primary data collected by distributing a questionnaire to the respondents and analyzed with SPSS 25 program. This research shows that subjective norms has positive influence on the perceived ethicality of tax evasion. Meanwhile, intrapersonal religiosity, interpersonal religiosity, and perceptions of government spending have no influence on the perceived ethicality of tax evasion.

Kata Kunci : Kepatuhan pajak, etikalitas persepsian penggelapan pajak, religiusitas intrapersonal, religiusitas interpersonal, norma subjektif, persepsi pada pengeluaran pemerintah / Tax compliance, perceived ethicality of tax evasion, intrapersonal religiosity, inter

  1. S1-2016-397074-abstract.pdf  
  2. S1-2016-397074-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-397074-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-397074-title.pdf  
  5. S1-2021-397074-abstract.pdf  
  6. S1-2021-397074-bibliography.pdf  
  7. S1-2021-397074-tableofcontent.pdf  
  8. S1-2021-397074-title.pdf