Laporkan Masalah

Hubungan antara Kelengkapan Kunjungan Ibu Nifas dengan Pemberian ASI Eksklusif di Puskesmas Umbulharjo I Kota Yogyakarta

ROFIQA WULANSARI, Mumtihana Muchlis, S.ST., M.Kes.

2020 | Tugas Akhir | D4 BIDAN PENDIDIK SV

Pemberian ASI eksklusif di DIY belum mencapai target Nasional yaitu sebesar 75,90%. Salah satu upaya untuk memastikan ASI eksklusif diberikan secara konsisten adalah melalui kunjungan ibu nifas. Kunjungan ini bertujuan agar bayi mendapatkan ASI sedini mungkin (kurang dari 30 menit), memastikan ibu menyusui dengan baik dan tidak memperlihatkan tanda-tanda penyulit, memastikan bayi mendapat ASI yang cukup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kelengkapan kunjungan ibu nifas dengan pemberian ASI ekslusif di Puskesmas Umbulharjo I. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Dilakukan di Puskesmas Umbulharjo I Kota Yogyakarta pada bulan Oktober 2020 dengan jumlah sampel sebesar 45 ibu dan bayi usia 6-12 bulan. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Data diperoleh dari hasil jawaban wawancara mengenai kunjungan nifas dan ASI eksklusif. Analisis data yang digunakan adalah uji chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun mayoritas responden 62,2% melakukan kunjungan nifas sesuai standar, masih terdapat 60% responden yang tidak memberikan ASI eksklusif. Hasil analisis chi-square menunjukkan nilai p-value sebesar 0,616 atau (p-value>0,05) nilai 95% CI 0,396-4,775 yang menunjukkan nilai lebih dari 0 dan melewati angka 1, hal ini dapat diartikan bahwa tidak terdapat hubungan bermakna antara kelengkapan kunjungan ibu nifas dengan pemberian ASI eksklusif. Kelengkapan kunjungan ibu nifas dengan pemberian ASI eksklusif tidak berhubungan sehingga kualitas kunjungan nifas perlu dioptimalkan.

The exclusive breastfeeding in DIY has not reached the National target of 75.90%. One of the attempts to ensure exclusive breast milk is given consistently is through visits by single mothers. This visit aims to ensure that the baby gets breast milk as early as possible (less than 30 minutes), ensures the mother to breastfeeding properly and does not show signs of difficulty, ensuring the baby gets enough breast milk. This study aims to find out the correlation between the completeness of postpartum mothers visit with exclusive breastfeeding in Umbulharjo I Health Center. This study used cross sectional design. The conducted in Umbulharjo I Health Center in Yogyakarta in October 2020 with the sample of 45 mothers and infants aged 6-12 months. The sampling technique is using simple random sampling. The data obtained from interview answers about exclusive visits and breastfeeding. The data analysis used is chi-square test. The results of the study showed that although the majority of respondents 62.2% made postpartum visits according to standards, there were still 60% of respondents that did not give exclusive breastfeeding. The results of chi-square analysis showed a p-value of 0.616 or (p-value>0,05) value of 95% CI 0.396-4.775 which indicates a value of more than 0 and past the number 1, it can be interpreted that there is no meaningful relationship between the completeness of postpartum mother visits with exclusive breastfeeding. The completeness of postpartum mother visits with exclusive breastfeeding there is no relationship thus the quality of visits needs to be optimized.

Kata Kunci : Kunjungan Nifas, ASI Eksklusif

  1. D4-2020-344321-abstract.pdf  
  2. D4-2020-344321-bibliography.pdf  
  3. D4-2020-344321-tableofcontent.pdf  
  4. D4-2020-344321-title.pdf