Laporkan Masalah

Di Persimpangan Jalan Transformasi Lembaga Ekonomi: Studi tentang Ekonomi Alternatif Lumbung Pitih Nagari Limau Manis Kecamatan Pauh Padang

INDAH SARI RAHMAINI, Dr. Arie Sujito

2020 | Tesis | MAGISTER SOSIOLOGI

Lumbung Pitih Nagari Limau Manis merupakan LPN yang mengalami transformasi sebagai sebuah lembaga ekonomi alternatif. Meski mengalami pasang surut regulasi perbankan hingga perubahan status administrasi wilayah, LPN Limau Manis mampu menjadi kelembagaan lokal yang mengalami mengalami dualisme ekonomi modern dan tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk menginterpretasi konteks kebangkitan LPN Limau Manis dan problematisasi terjadinya dualisme ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus. Temuan dari penelitian ini adalah terjadinya LPN Limau Manis berada di persimpangan antara berhasil menjadi lembaga ekonomi alternatif atau mengalami problematisasi dualism ekonomi. Di satu sisi, ia bisa membangkitkan perekonomian masyarakat dengan adanya embededdness LPN dengan masyarakat nagari sebagai sebuah kritik atas ekonomi modern. LPN juga mampu mewujudkan pembangunan partisipatif dan menyatukan relasi sosial masyarakat nagari. Kendati demikian, LPN juga mengalami dualisme ekonomi. Walau berdiri sebagai lembaga ekonomi alternatif, LPN juga menyembunyikan realitas bahwa adanya kapitalisasi terhadap kelembagaan lokal karena dikuasai oleh aktor pemilik modal. LPN Limau Manis juga belum berhasil dalam menyoal kesejahteraan dalam tataran masyarakat nagari. Dengan demikian, LPN Limau Manis masih berada dalam persimpangan antara berhasil menjadi lembaga ekonomi atau gagal dalam menyoal kesejahteraan sebagai sebuah lembaga alternatif.

Lumbung Pitih Nagari Limau Manis is an LPN that has undergone transformation as an alternative economic institution of nagari society. Despite the ups and downs of banking regulation until the change in regional administration status, LPN Limau Manis was able to become a local institution that was experiencing modern and traditional economic dualism. This study aimed to interpret the context of the rise of LPN Limau Manis and the problematization of economic dualism. This research used qualitative approach with case study type. The findings of this study were the occurrence of LPN Limau Manis was at a crossroads between successfully becoming an alternative economic institution or experiencing problems in economic dualism. On the one hand, it could revive the economy of the community with the embededdness of LPN with nagari society as a criticism of the modern economy. LPN was also able to realize participatory development and unite the social relations of nagari community. Nevertheless, LPN also experienced economic dualism. Although it stood as an alternative economic institution, LPN also hided the reality that there was capitalization of local institutions because it was controlled by actors who own capital. LPN Limau Manis had also not succeeded in supporting welfare in nagari community level. Thus, LPN Limau Manis was still at a crossroads between successfully becoming an economic institution or failing in supporting welfare as an alternative institution.

Kata Kunci : Lumbung Pitih Nagari, Embededdness, Dualisme Ekonomi

  1. S2-2020-449286-abstract.pdf  
  2. S2-2020-449286-bibliography.pdf  
  3. S2-2020-449286-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2020-449286-title.pdf