Laporkan Masalah

PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI KAMPUNG ORGANIK DI KOTA MAGELANG

NURULITA RAHMASARI, Alia Fajarwati, S.Si., M.IDEA.

2020 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAH

Volume sampah di Kota Magelang selalu meningkat setiap tahunnya. Hal ini menjadi tanggungjawab bersama antara pemerintah dan masyarakat. Salah satu upaya untuk menanggulangi permasalahan tersebut dengan program Kampung Organik. Kampung Organik dilaksanakan oleh masyarakat dengan setiap rangkaian pengelolaan sampah bertujuan untuk meningkatkan kualitas lingkungan serta menjadikan sampah sebagai sumberdaya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bentuk pengelolaan sampah di Kota Magelang, menganalisis pengelolaan sampah oleh masyarakat melalui Kampung Organik dan menganalisis bentuk partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah melalui Kampung Organik di Kota Magelang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis kualitatif deskriptif. Data yang digunakan berupa data sekunder yang didapat dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Magelang dan data primer yang didapat dari wawancara mendalam kepada Kepala Seksi Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup, beberapa pengelola Kampung Organik dan fasilitator pengelolaan persampahan di Kota Magelang. Hasil menunjukkan Kota Magelang melaksanakan pengurangan dan penanganan sampah. Pengurangan sampah menjelaskan usaha pemerintah dan masyarakat dalam mengurangi timbulan sampah dengan pembatasan, pendauran ulang sampah dan pemanfaatan kembali sampah dengan konsep 3R. Penanganan sampah terdiri dari kegiatan pengangkutan dari sumber menuju TPA hingga pemrosesan akhir sampah. Pengelolaan sampah di Kampung Organik berupa pendauran ulang sampah dan pemanfaatan kembali sampah organik dan anorganik yang menghasilkan pupuk organik, dan kerajinan dari sampah anorganik. Bentuk partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah melalui Kampung Organik dilihat dari: a) perencanaan, masyarakat ikut dalam kegiatan Musrenbangdes dan kumpul rutin Kampung Organik, b) pelaksanaan, masyarakat berpartisipasi dengan bantuan material berupa iuran dan tenaga, c) pemanfaatan, masyarakat memanfaatkan hasil pengolahan sampah, d) pemantauan dan evaluasi, masyarakat beserta dinas terkait mengevaluasi kegiatan yang dilaksanakan di Kampung Organik.

The volume of waste in Magelang City always increases every year. This is a shared responsibility between government and society. One way to overcome this problem with the Kampung Organik program. Kampung Organik is implemented by the community in every series of waste management that aims to improve environmental quality and make waste as a resource. The research objectives were to determine waste management in Magelang City, to manage waste through Kampung Organik and to analyze community participation in Kampung Organik. The method used in this research is descriptive qualitative analysis. Secondary data were obtained from the Environmental Service of Magelang City and primary data obtained from in-depth interviews with the Head of the Waste Management Section of the Environmental Service, several managers of Kampung Organik and waste management facilitators in Magelang City. The results show that the City of Magelang used reduction and handling-waste management. Waste reduction explains the efforts of the government and society in reducing, recycling and reusing waste with the 3R concept. Handling of garbage from the transportation activity from the source to the TPA to the end of the garbage. Waste management in the Kampung Organik is in the form of recycling waste and reusing organic and anorganic waste that produce organic fertilizers, and crafts from anorganic waste. The form of community participation in waste management through the Kampung Organik is seen from: a) planning, the community takes part in the Musrenbangdes activities and the Kampung Organik routine gathering, b) implementation, the people who participate in material assistance in the form of fees and labor, c) utilization, the community takes advantage of the results of waste processing, d) service and evaluation, the community and related agencies activities carried out in Kampung Organik.

Kata Kunci : sampah, partisipasi masyarakat, pengelolaan sampah, Kampung Organik, Kota Magelang, waste, community participation, waste management, Magelang City

  1. S1-2020-393532-abstract.pdf  
  2. S1-2020-393532-bibliography.pdf  
  3. S1-2020-393532-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2020-393532-title.pdf