Laporkan Masalah

Are Indonesian Social Security Providers Ready to Respond to New Forms of Employment in Online Platform Jobs?

DENNY JEREMIA S, Dr. M. Falikul Isbah, Dr, G.D.Soc., M.A.

2020 | Tesis | MAGISTER SOSIOLOGI

Kemunculan ekonomi platform online telah menciptakan jenis pekerjaan baru yang membutuhkan pendekatan perlindungan yang berbeda. Dalam konteks Indonesia, penyelenggara jaminan sosial memandang keberadaan pekerja di sektor ini sebagai tantangan. Hal ini terkait erat dengan penegakan hukum jaminan sosial Indonesia di tengah isu dampak ekonomi platform online terhadap ketenagakerjaan dan pekerjanya. Selain itu, peran pemerintah Indonesia yang berfokus pada jaminan kesehatan telah membahayakan penerapan jaminan sosial ketenagakerjaan, yang menyebabkan kesenjangan jaminan sosial di kalangan pekerja platform online. Dari berbagai macam fakta yang ditemukan, artikel ini menganalisis sejauh mana penyedia jaminan sosial Indonesia menanggapi bentuk-bentuk pekerjaan baru dalam ekonomi platform online. Kemudian, meninjau dampak kebijakan Indonesia selama pelaksanaan program jaminan sosial dan penerapan peraturan terkait. Artikel ini mencatat bahwa ada dua sudut pandang penting yang harus diperhatikan sebagaimana ditemukan dalam analisis, terutama yang berkaitan dengan isu-isu yang muncul dari orientasi kebijakan saat ini dan tantangan dalam perspektif hukum dan regulasi. Sejalan dengan itu, penelitian ini mempertimbangkan beberapa area yang dapat menjadi tantangan bagi pemerintah dan penyedia jaminan sosial. Berdasarkan studi ini, saya merekomendasikan pembuat kebijakan dan penyelenggara jaminan sosial untuk mempertimbangkan peninjauan terhadap kesenjangan yang signifikan pada jaminan sosial dan mempertimbangkan pengelolaan jaminan sosial dalam ekonomi platform online dengan menerapkan formalisasi, kebijakan rekonstitusi, gerakan pendidikan ulang, dan tinjauan hukum. Kontribusi ini dapat berkontribusi untuk memperluas jangkauan program jaminan sosial Indonesia.

The emergence of online platform economy has created new types of job which require a different approach of protection. In the context of Indonesia, its social security providers view the existence of workers in this sector as a challenge. This is closely related to enforcing Indonesian social security law amid issues of the impact of the online platform economy on employment and its workers. Moreover, the role of the government of Indonesia that focuses on health security has put the implementation of employment social security in jeopardy, which causes a social security gap among online platform workers. Based on the facts, this article analyses to what extent Indonesian social security providers respond to the new forms of employment in the online platform economy. It then reviews the impact of Indonesian policy during the implementation of social security programs and the applicability of relevant regulations. This article notes that there are two significant points of view that must be considered as found in the analysis, especially relating to issues arising from the current policy orientation and challenges in legal and regulatory perspectives. Accordingly, this research considers several areas where Indonesia's government and social security providers can interfere. Based on this study, I would recommend policymakers and social security providers to consider a significant gap and manage social security in the online platform economy by applying formalization, reconstitution policy, re-education movement, and legal review. These contributions can contribute to expanding the reach of Indonesia�¢ï¿½ï¿½s social security programs.

Kata Kunci : Online platform economy, platform provider, self-employed worker, social security.

  1. S2-2020-434362-abstract.pdf  
  2. S2-2020-434362-bibliography.pdf  
  3. S2-2020-434362-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2020-434362-title.pdf