Laporkan Masalah

Rekonsiliasi Konflik Hak Guna Air Waduk Bozem CSR PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk. Pabrik Tuban

TAHSA AYU SEVA, Dr. Krisdyatmiko, S.Sos., M.Si.

2020 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN

Program Irigasi Terpadu merupakan sebuah program pioner CSR PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk. Pabrik Tuban dalam menyelesaikan konflik hak guna air di Waduk Bozem antara perusahaan dengan para petani pemilik lahan persawahan di utara waduk. Tujuannya adalah untuk memutus rantai penunggangan gelap atau penyadapan ilegal oleh para petani di area Waduk Bozem. Selain itu, juga untuk menyediakan sumber daya CPR (Common Pool Resources) baru bagi aktivitas irigasi petani dan sekaligus untuk membentuk pola pikir petani menjadi manusia yang lebih berdaya dan mandiri melalui pengelolaan keterpaduan sistem irigasi di dalam program tersebut. Kerangka konseptual dalam skripsi karya ini menggunakan konsep Common Pool Resources (CPR), konflik sosial, rekonsiliasi konflik, CSR dan gagasan irigasi terpadu. Konsep CPR digunakan untuk menjelaskan berubahnya sifat sumber daya Waduk Bozem yang merupakan akses kepemilikan pribadi menjadi sumber daya CPR (akses kepemilikan bersama). Sedangkan konsep konflik sosial digunakan untuk menganalsis dinamika konflik hak guna air yang berlangsung di Waduk Bozem. Kemudian konsep rekonsiliasi konflik digunakan untuk menganalisis alur proses penyelesaian konflik hak guna air di Waduk Bozem. Terakhir, adalah konsep gagasan irigasi terpadu yang digunakan penulis untuk menganalisis sifat keterpaduan pengelolaan sistem irigasi dalam perencanaan Program Irigasi Terpadu. Pelaksanaan skripsi karya ini dilakukan penulis ketika menjadi mahasiswa magang CDO di Unit Kerja CSR PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk. Pabrik Tuban pada bulan Oktober s.d. Desember 2019. Pengambilan data dilakukan melalui kegiatan observasi lingkungan, wawancara dan dokumentasi. Informan dalam karya ini adalah kelompok/perkumpulan petani pengguna dan pemanfaat air dari keluaran pompa diesel penyadapan, teknisi Program Irigasi Terpadu, aparat Desa Tlogowaru, dan para CDO CSR PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk. Pabrik Tuban yang bertanggung jawab terhadap Program Irigasi Terpadu. Hasil data primer kemudian diuji keabsahannya menggunakan teknik triangulasi. Hasil pembahasan dari penelitian ini adalah tercapainya kondisi damai diantara petani dengan perusahaan melalui sebuah kesepakatan bersama yaitu bergotong royong merealisasikan Program Irigasi Terpadu. Hal ini, menjadi titik temu bagi kedua belah pihak untuk menyudahi perseteruan akibat perbedaan kepentingan akan akses air di Waduk Bozem. Menariknya, konflik hak guna air di Waduk Bozem merupakan basis utama dalam menyelesaikan permasalahan krisis air irigasi yang dialami petani pemilik lahan persawahan di Utara Waduk Bozem melalui institusi Kelompok Tani Tlogo Makmur. Proses rekonsiliasi konflik di lapangan sukses dilakukan perusahaan dengan melibatkan petani yang berkonflik sebagai bagian dari aktor-aktor konsiliator lokal.

The Integrated Irrigation Program is a pilot CSR program of PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk. Tuban factory in resolving water use rights conflicts in the Bozem Reservoir between the company and farmers who own rice fields to the north of the reservoir. The aim is to break the chain of illegal riding or illegal tapping activities by farmers in the Bozem Reservoir area. Also besides, it is also to provide new CPR (Common Pool Resources) resources for farmer irrigation activities and at the same time form a farmer's mindset to become more empowered and independent human beings through integrated irrigation system management in the program. The conceptual framework in this thesis uses the concept of Common Pool Resources (CPR), social conflict, conflict reconciliation, CSR, and the idea of integrated irrigation. The concept of CPR is used to explain the change like the resources of the Bozem Reservoir from private ownership access to CPR resources (shared ownership access). Meanwhile, the concept of social conflict is used to analyze the dynamics of water use rights conflicts that occur in the Bozem Reservoir. Then the concept of conflict reconciliation is used to analyze the flow of the process of resolving conflicts over water rights in the Bozem Reservoir. Finally, the concept of an integrated irrigation idea is used by the author to analyze the integrated nature of irrigation system management in the planning of the Integrated Irrigation Program. Thesis writing was done while still a CDO apprentice student at the CSR Work Unit of PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk. Tuban factory from October to December 2019. Data collection was carried out through environmental observations, interviews, and documentation. The informants in this work are groups/associations of farmers using and utilizing water from tapping diesel pumps, technicians of the Integrated Irrigation Program, Tlogowaru Village officials, and CSR CDO PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk. The Tuban plant which is responsible for the Integrated Irrigation Program. The validity of the primary data was then tested using triangulation techniques. The results of the discussion of this study are the achievement of peaceful conditions between farmers and companies through mutual agreement, namely working together to realize an Integrated Irrigation Program. This is where the two parties met to end the dispute due to different interests related to water access in the Bozem Reservoir. Interestingly, the water use rights conflict in the Bozem Reservoir is the main basis for resolving the irrigation water crisis experienced by farmers who own rice fields in the North of Bozem Reservoir through the Tlogo Makmur Farmers Group. The company succeeded in carrying out the conflict reconciliation process in the field by involving conflict farmers as part of the local peace actors.

Kata Kunci : Konflik Hak Guna Air, Rekonsiliasi Konflik, CSR, Program Irigasi Terpadu, PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk. Pabrik Tuban

  1. S1-2016-394626-abstract.pdf  
  2. S1-2016-394626-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-394626-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-394626-TITLE.pdf  
  5. S1-2020-394626-abstract.pdf  
  6. S1-2020-394626-bibliography.pdf  
  7. S1-2020-394626-tableofcontent.pdf  
  8. S1-2020-394626-TITLE.pdf