Laporkan Masalah

TRANSFORMASI FISIK PADA HUNIAN TETAP DONGKELSARI, CANGKRINGAN, SLEMAN (KURUN WAKTU 2012-2019)

DESY CANDRAMAYA SARI, Ardhya Nareswari, S.T., M.T., Ph.D.

2020 | Tesis | MAGISTER ARSITEKTUR

Rumah paska bencana merupakan proses bertumbuh yang dapat ditingkatkan dalam periode waktu tertentu sesuai dengan keinginan penghuni hingga menjadi tempat tinggal permanen. Huntap memiliki keterbatasan luas bangunan dasar yang dapat dibangun dengan dana bantuan. Hal tersebut berdampak pada terbatasnya ruang yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan penghuni. Selain itu, huntap memiliki batasan lahan yang dapat dikembangkan. Hal ini menarik untuk diteliti bagaimana penghuni melakukan transformasi terhadap fisik bangunan untuk memenuhi kebutuhan setelah menghuni selama kurun waktu 2012-2019. Huntap Dongkelsari merupakan huntap yang berhasil dalam pemberdayaan masyarakatnya dan mengelola potensi wisata Desa Wukirsari (desa wisata berbasis kebencanaan). Penelitian ini dilakukan dengan melakukan pengamatan lapangan dan penelusuran gambar dan data perubahan huntap melalui wawancara terhadap responden. Analisis data penelitian dilakukan dengan cara mendeskripsikan dan menggambarkan gambaran objek penelitian dan penemuan secara lengkap. Transformasi fisik pada denah Huntap Dongkelsari dipicu oleh penambahan ruang sebagai bentuk pemenuhan kebutuhan penghuni akibat terbatasnya ruang yang dimiliki pada bangunan dasar seperti penambahan dapur, ruang simpan, dan emper/teras. Penambahan kamar tidur dipengaruhi oleh bertambahnya anggota keluarga dan meningkatnya privasi anak seiring dengan bertambahnya usia anak. Penambahan ruang di dalam bangunan dasar menyebabkan terjadinya perubahan dimensi berupa pengurangan luasan dan perubahan sebagian fungsi ruang. Lahan yang terbatas dan letak unit yang saling berdekatan satu sama lain mempengaruhi pola penambahan ruang di luar bangunan dasar. Tata letak penambahan ruang disesuaikan dengan letak bangunan dasar huntap terhadap lahan. Penambahan ruang di luar bangunan huntap memiliki pola pengembangan yang dimulai dari sisi belakang bangunan dasar karena lahan sisa luas di sisi belakang.

Post-disaster housing is a growth process that can be improved in a certain period of time in accordance to occupants����¯�¿�½������¢������¯������¿������½������¯������¿������½ wishes to become a permanent residence. Huntap has limited area of core house that can be built. This has an impact on the limited space that can be used to meet the needs of occupants. In addition, huntap has a limited land that can be developed. This research aims to learn how occupants do the transformation of the physical huntap to meet the needs after inhabiting 2012-2019 period. Huntap Dongkelsari is a successful huntap in empowering the community and managing the tourism potential of Wukirsari Village (disaster-based tourism village). This research was conducted by conducting field observations and searching images and data on changes in huntap through interviews with respondents. Analysis of research data is done by describing the complete object of research and discovery. Physical transformation in the Huntap Dongkelsari plan is triggered by the addition of space as a form of meeting the needs of occupants due to the limited space that is owned in the core houses such as the addition of kitchen, storage space, and terrace. The addition of a bedroom is influenced by the increase in family members and the increased privacy of the child as the child ages. The addition of space in the core house causes a change in dimensions in the form of a reduction in area and partial changes in the function of the room. Limited land and the location of units that are close to one another affect the pattern of additional space outside the core house. The layout of the addition of space adapted to the location of the core house huntap to land. The addition of space outside the huntap has a pattern of development that starts from the back side of the core house because of the vast remaining land on the back side.

Kata Kunci : transformasi, fisik, denah, huntap

  1. S2-2020-419510-abstract.pdf  
  2. S2-2020-419510-bibliography.pdf  
  3. S2-2020-419510-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2020-419510-title.pdf