Laporkan Masalah

PENGEMBANGAN DESAIN PENGALAMAN PENGGUNA PADA APLIKASI POS UMKM DI UNIVERSITAS GADJAH MADA

RAJESH SIBURIAN, Imam Fahrurrozi, M.Cs.

2020 | Tugas Akhir | D3 Komputer dan Sistem Informasi

Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Indonesia berkontribusi besar terhadap produk domestik bruto (PDB) mencapai 58%, Namun, sampai saat ini kualitas daya saing UMKM di Indonesia masih tertinggal jauh dari UMKM negara lain di Asia Tenggara, Salah satu indikator ketertinggalan tersebut ialah digitalisasi. Sampai saat ini banyak pelaku UMKM di Indonesia yang terkendala aspek digitalisasi ini. Ketika ditelisik lebih dalam, permasalahan semacam ini nyatanya juga terjadi pada berbagai UMKM di level universitas. Hingga kini, terdapat banyak UMKM di Universitas Gadjah Mada (UGM) yang belum Go Digital, termasuk halnya kantin. Dengan kata lain, mayoritas kantin di UGM masih belum menggunakan kasir digital sebagai titik penjualannya (point of sale) karena sulit untuk memahami dan menggunakan aplikasi point of sale (POS) yang ada. Berdasarkan hal tersebut maka penelitian ini merancang dan menciptakan desain pengalaman pengguna (user experience) POS pada kasir UMKM di UGM dengan desain tampilan antarmuka pengguna (user interface) yang mudah dipahami dan digunakan. Aplikasi ini diberi nama K-Jur Penjual, filosofi penamaan aplikasi ini berasal dari kantin kejujuran di UGM dan penjual yang menandakan bahwa aplikasi ini akan digunakan oleh para penjual dan kasir. Aplikasi ini dikembangkan oleh prodi Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak UGM. Pembuatan aplikasi K-Jur Penjual akan dikembangan oleh 3 orang yang terdiri dari pengembang (developer) aplikasi android, developer website, dan penulis sebagai desainer untuk tampilan ponsel android dan website. Pada proses pelaksanaannya, metode pengembangan desain akan menggunakan metode Lean UX yang bertujuan untuk membuat aplikasi POS dengan merilis fitur yang paling penting terlebih dahulu, pada metode Lean UX ini mencakup mulai dari proses riset wawancara hingga melakukan validasi desain melalui proses tes kegunaan (usability testing) kepada pengguna potensial. Proses desain user interface menggunakan alat (tool) aplikasi Miro Adobe XD, Office, dan Useberry. Hasil dari pembuatan desain ini adalah berupa prototipe yang dapat membantu pihak developer dalam melanjutkan proses pembuatan aplikasi K-Jur Penjual. Setelah aplikasi selesai dikembangkan, maka akan segera diimplementasikan oleh para penjual dan kasir UMKM di UGM, dengan menggunakan aplikasi ini diharapkan para penjual dan kasir terbantu dalam melakukan transaksi dan merekap laporan penjualan dimana mereka dapat mengambil keputusan yang tepat, sehingga dapat meningkatkan performa usaha dan meningkatkan kualitas daya saing UMKM di Indonesia. Kata kunci: Point of sale, Desain, User interface, User Experience, Aplikasi Kasir

Indonesia Micro, Small, and Medium Enterprises (MSME's) or UMKM sector contributed 58% to gross domestic product (GDP). However, MSME's competitiveness in Indonesia is still far behind other countries in Southeast Asia. One indicator is digitization. Nowadays, many of MSME's actors in Indonesia are constrained by this aspect of digitization. When the researcher examined it deeper, this kind of problem actually occurs at various MSME's in the university level. Until now, there are many MSME's at the Universitas Gadjah Mada (UGM) that have not Go Digital yet, including the food and beverage store or canteens. On the other hand, the majority of canteens in the UGM still do not adapt digital cashiers as their point of sale, the reason of this fact is because of their difficulty to understand and implement existing point of sale (POS) applications. Based on the problem and today's status quo, this research creates POS user experience designs at MSME's cashiers at UGM with user interface designs that are easy to understand and use. This application is named with K-Jur Penjual. The philosophy of this application name comes from the honesty canteen (kantin kejujuran) at several faculties in UGM. Moreover, seller (penjual) indicates that this application will be used by sellers and cashiers. This application was developed by the study program of Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak UGM. The making of K-Jur Penjual application developed by 3 people consisting of an Android application developer, a website developer, and writer as a designer for the appearance of Android phones and websites. In the process of implementation, the design development method used the Lean UX method which aims to create a POS application by releasing the most important features firstly. the Lean UX method includes the interview research process to validating the design through the usability testing process for potential users. The user interface design process uses the Miro, Adobe XD, Office, and Useberry application tools. The result of design making is a form of prototype that can assist the developer in continuing the process of making the K-Jur Penjual application. After the application has been developed, it will be immediately implemented by MSME's sellers and cashiers in UGM. By using this application, it is expected that the sellers and cashiers will be assisted in conducting transactions and recapitulating sales reports where they can make the right decisions. So, MSME's can improve their business performance and the quality of competitiveness in Indonesia. Keywords: Point of sale, Design, User interface, User Experience, Cashier Application

Kata Kunci : Point of sale, Desain, User interface, User Experience, Aplikasi Kasir

  1. D3-2020-410854-abstract.pdf  
  2. D3-2020-410854-bibliography.pdf  
  3. D3-2020-410854-tableofcontent.pdf  
  4. D3-2020-410854-title.pdf