Laporkan Masalah

ANALISIS KEBUTUHAN KONTEN DAN DESAIN INFORMASI OBAT PASIEN DIABETES MELITUS DI PUSKESMAS GONDOKUSUMAN I DAN PUSKESMAS PAKUALAMAN KOTA YOGYAKARTA

NUR LAILIN NI'MAH, Dr. apt. Chairun Wiedyaningsih, M.Kes., M.App.Sc.

2020 | Skripsi | S1 FARMASI

Diabetes melitus merupakan penyakit dengan prevalensi tinggi di Indonesia. Pengobatan jangka panjang dan sering menggunakan terapi obat kombinasi menyebabkan ketidakpatuhan pasien. Telah dikembangkan aplikasi informasi obat pada smartphone yang terhubung dengan QR-Code untuk mempermudah pasien mengakses informasi obat yang dilengkapi dengan alarm pengingat minum obat. Tahapan awal dalam proses pengembangan aplikasi berdasarkan metode modern waterfall adalah analisis kebutuhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kebutuhan konten dan desain informasi obat pasien diabetes melitus. Metode yang digunakan adalah kuantitatif observasional dengan pendekatan cross-sectional dan didukung dengan data kualitatif dari wawancara semi terstruktur. Sampel pada penelitian kuantitatif adalah pasien diabetes melitus di Puskesmas Gondokusuman I dan Puskesmas Pakualaman dengan teknik convenience sampling sedangkan sampel kualitatif adalah responden kuesioner dan apoteker di kedua puskesmas dengan teknik maximum variation. Analisis data yang dilakukan yaitu deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini adalah konten informasi obat yang terbagi dalam 6 enam domain yaitu domain peringatan, domain interaksi obat, domain efek samping, domain informasi tambahan, domain cara penggunaan obat, dan domain informasi umum. Desain informasi obat yang dibutuhkan yaitu berbentuk tulisan, terdapat fitur pemantauan minum obat dan fitur konsultasi dengan apoteker. Hasil tersebut digunakan sebagai panduan dalam pengembangan desain aplikasi informasi obat.

Diabetes mellitus is a disease with a high prevalence in Indonesia. Long-term treatment and often using combination drug therapy cause patient non-compliance. Drug information applications have been developed on smartphones that are connected with QR-Code to facilitate patients accessing drug information that is equipped with a reminder to take medication. The initial stage in the application development process based on the modern waterfall method is a needs assessment. The purpose of this study was to determine the content and design of drug information needed by diabetes mellitus patients. The method used is quantitative observational with cross-sectional approach and is supported by qualitative data from semi-structured interviews. The sample in this quantitative study was diabetes mellitus patients at the Puskesmas Gondokusuman I and Puskesmas Pakualaman with convenience sampling technique while the qualitative sample was the questionnaire respondent and pharmacist in both puskesmas with the maximum variation technique. Data analysis was carried out namely quantitative and qualitative descriptive. The results of this study are drug information content which is divided into six domains, namely the domain of warning, drug interaction, side effect, additional information, drug use, and general information. The required drug information design is in written form, there is a feature of taking medication and a consultation feature with a pharmacist. These results are used as a guide in the development of drug information application design.

Kata Kunci : Analisis Kebutuhan, Informasi Obat, Diabetes Melitus, QR-Code

  1. S1-2020-397306-abstract.pdf  
  2. S1-2020-397306-bibliography.pdf  
  3. S1-2020-397306-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2020-397306-title.pdf