Laporkan Masalah

Seksualitas yang Lain: Studi tentang Diskursus Seksualitas Kaum LGBTQ dan Komunitas PLUSH Daerah Istimewa Yogyakarta

RAISSA ALMIRA, Milda Longgeita Br. Pinem, M.A., PHD

2020 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN

Kelompok LGBTQ seringkali tersingkirkan dari diskursus pembangunan, salah satu contohnya adalah kurangnya akses kesehatan bagi mereka, yang menyebabkan meningkatnya angka infeksi HIV. Selain itu, kajian gender mengenai kelompok LGBTQ pun sangat jarang karena mayoritas kajian membahas mengenai gender yang bersifat heteronormatif. Tersingkirnya kelompok LGBTQ dari diskursus pembangunan menyebabkan berbagai organisasi mencoba untuk mengadvokasi hak-hak LGBTQ, salah satunya adalah People Like Us Satu Hati (PLUSH) di Yogyakarta. PLUSH hadir untuk memperjuangkan Hak Asasi Manusia Kelompok LGBTQ. Berangkat dari latar belakang tersebut, penelitan ini bertujuan untuk mengkaji pengalaman anggota PLUSH terkait dengan seksualitas mereka yang bersifat non-heternormatif yang juga bisa disebut dengan istilah �non-normatif� di dalam konstruksi sosial yang cenderung bersifat biner. Untuk menjawab tujuan penelitian, peneliti menggunakan teori diskursus dari Michel Foucault dan gagasan dari buku Undoing Gender oleh Judith Butler yang termanfestasikan di dalam metode penelitian yang dipilih. Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah metode �mini� analisis diskursus oleh Foucault, yang mengumpukan data dari berberapa sumber yang terserak; dari hasil wawancara dengan informan, media sosial para informan, dan juga sumber sekunder yang berupa literatur, dan berbagai referensi pop culture. Unit analisis dalam penelitian ini adalah PLUSH dimana kelima informan merupakan bagian dari PLUSH. Hasil dari penelitian ini diantara lain adalah informan dalam hal ini, bernegosiasi dalam diskursus yang normatif dalam bentuk �undoing�, dengan menawarkan variasi diskursus seksualitas yang baru, yaitu yang bersifat cair. Selain itu, PLUSH hadir sebagai sebuah ruang yang aman bagi mereka yang merasa �berbeda� dengan diberikan sebuah arena yang memperbolehkan mereka untuk berekspresi diluar tuntutan normatif diskursus seksualitas.

LGBTQ groups are often excluded from development discourse, one example is the lack of access to health that causes an increase in HIV infection rates. In addition, gender studies on LGBTQ groups are very rare because the majority of studies discuss gender which is heteronormative in nature. The exclusion of the LGBTQ group from the development discourse causes various organizations to try to advocate for LGBTQ rights, one of which is People Like Us Satu Hati (PLUSH) in Yogyakarta. PLUSH�s mission is to fight for the human rights of the LGBTQ Group. From the aforementioned background, this research aims to examine the experiences of PLUSH members regarding their non-heteronormative sexuality which can also be referred to as 'non-normative' in social construction that tends to be binary. To answer the research objective, researcher uses Michel Foucault's theory of discourse and ideas from the book Undoing Gender by Judith Butler which are manifested in the chosen research method. The method used for this research is the 'mini' method of discourse analysis by Foucault, which collects data from several scattered sources; from interviews with informants, social media of the informants, and also secondary sources in the form of literature, and various pop culture references. The unit of analysis in this study is PLUSH in which the five informants are part of . The results of this research include informants in this matter, constantly negotiate in normative discourse in the form of 'undoing', by offering variations of the new sexuality discourse, which is fluid. In addition, PLUSH exists as a safe space for those who feel 'different' by being an arena that allows them to express themselves outside the normative demands of the sexuality discourse.

Kata Kunci : Diskursus, Seksualitas, LGBTQ, Ruang Aman

  1. S1-2020-399385-abstract.pdf  
  2. S1-2020-399385-bibliography.pdf  
  3. S1-2020-399385-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2020-399385-title .pdf