Laporkan Masalah

KESEMPATAN KERJA BAGI TENAGA KERJA PENYANDANG DISABILITAS TULI PADA PERUSAHAAN SWASTA DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 2016 TENTANG PEYANDANG DISABILITAS DAN UNDANG-UNDANG NOMOR 13 TAHUN 2003 TENTANG KETENAGAKERJAAN

ESTIANSYAH S, I Gusti Agung Made Wardana, S.H., LL.M., Ph.D.

2020 | Tesis | MAGISTER ILMU HUKUM (KAMPUS JAKARTA)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kesempatan kerja bagi tenaga kerja disabilitas tuli pada perusahaan swasta ditinjau dari UU Disabilitas dan UU Ketenagakerjaan. Tujuan lain dalam penelitian ini untuk menganalisis pengaturan serta perlindungan hukum dan penerapan asas keadilan dan kemanfaatan hukum terhadap kesempatan kerja bagi tenaga kerja disabiliatas. Penelitian ini merupakan penilitian hukum normatif-empiris yang didukung dengan wawancara terhadap responden dan narasumber yaitu tenaga kerja disabilitas tuli, platform pencarian kerja khusus disabilitas dan dokter umum untuk memperoleh data sekunder dan kemudian data tersebut dianalisa secara kualitatif berdasarkan data yang diperoleh serta dijelaskan dengan metode deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa Secara umum pengaturan dan perlindungan terhadap kesempatan kerja disabilitas tuli masih sangat minim. Perlakuan diskriminasi yang dirasakan oleh tenagakerja disabilitas disebabkan oleh adanya persepsi dalam masyarakat yang menganggap tenagakerja disabilitas tidak dapat melakukan pekerjaan dengan baik dan layak karena tidak memiliki kemampuan yang setara dengan tenagakerja nondisabilitas. UU Ketenagakerjaan yang saat ini berlakupun tidak secara jelas menjabarkan secara rinci terkait tidak boleh adanya perilaku diskriminasi terhadap penyandag disabilitas yang disertai sanksi apabila terjadi pelanggaran terhadap hal tersebut. Keadilan dan kemanfaatan hukum terhadap kesempatan kerja bagi tenaga kerja penyandang disabilitas tuli diperusahaan swasta belum tercapai. Hal ini dikarenakan tidak adanya sanksi yang mengikat terhadap perusahaan swasta yang tidak menerima tenaga kerja disabilitas tuli di perusahaannya. Adanya UU Ketenagakerjaan dan UU Disabilitas tidak dirasakan manfaatnya secara spesifik oleh tenaga kerja disabilitas tuli karena secara implementasi dilapangan perusahaan swasta bahkan banyak yang masih belum mengetahui ketentuan terkait dengan mempekerjakan tenaga kerja disabilitas tuli.

The objective of the research is to further analyze and understand the equal employment availability for people who have hearing disabilities to work in private corporations which dictated in Indonesia's constitutional law and the labour law. This research also provides views on the regulations and protection in the practice of the law to the disables. This research uses normative-empiric point of view supported by secondary data that gathered from interviews with the disables, special needs employment centre, and general practitioner of which will be analyzed qualitatively using descriptive methods. The results are indicating that the appliance of the laws are still in needs of attention. Discriminations received by the disables are due to the public's perception of the disables ability to perform the given tasks will not end as well as the non-disable. The current labour law also vaguely dictates the prohibition of discrimination toward the disables and the sanctions to it. The equal opportunity and justice for the disables in private corporations are not yet achieved due to the absence of sanctions which suppose to be bounded toward the private corporations in Indonesia who rejected people with hearing disability. The existence of the labour law and the disables law somehow absent in the disables's part even most of the existing private corporations in Indonesia still unaware of the regulations provided by the constitutional law.

Kata Kunci : Kesempatan Kerja, Disabilitas Tuli, Ketenagakerjaan, Employment Opportunity, Deaf Disability, Employemen

  1. S2-2020-422122-abstract.pdf  
  2. S2-2020-422122-bibliography.pdf  
  3. S2-2020-422122-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2020-422122-title.pdf