Laporkan Masalah

Pengaruh Promosi Kesehatan Dengan Media Audiovisual Terhadap Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi dan Seksual pada Siswa SD di Desa Condongcatur

AYU NUZULLIA RAHMAH, Dra. Neni Trilusiana Rahmawati, M.Kes., Ph.D; Nia Fararid Askar, S.ST., M.Keb

2020 | Tugas Akhir | D4 BIDAN PENDIDIK SV

Latar Belakang : Di Indonesia, pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi dan seksual terutama pada usia prepubertas masih kurang dan sering dianggap tabu. Sudah saatnya anak dan remaja diberikan pengetahuan kesehatan reproduksi dan seksual yang komprehensif, jelas, dan mudah dimengerti. Comprehensive Sexuality Education (CSE) adalah program pendidikan kesehatan reproduksi dan seksual yang sedang dikembangkan di seluruh dunia. Media audiovisual sebagai salah satu media promosi kesehatan mempunyai kelebihan yaitu dapat menggambarkan objek yang abstrak menjadi lebih kongkrit, sehingga pesan kesehatan reproduksi dan seksual dapat tersampaikan dengan baik. Tujuan : Mengukur pengaruh promosi kesehatan dengan media audiovisual terhadap peningkatan pengetahuan kesehatan reproduksi dan seksual pada siswa SD. Metode : Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan rancangan non equivalent control group. Sampel diambil dengan purposive sampling sebanyak 41 responden. Instrumen penelitian berupa kuisioner dengan bentuk multiple choice question sebanyak 25 soal mengenai kesehatan reproduksi dan seksual yang terdiri dari delapan domain. Hasil kuisioner dianalisis menggunakan Wilcoxon Sum Rank Test untuk mengetahui pengaruh tiap intervensi dan Mann Whitney Test untuk membandingkan efektifitas kedua intervensi. Hasil : Promosi kesehatan dengan media audiovisual meningkatkan pengetahuan responden sebanyak 0,65 poin dengan p-value 0,041 < 0,05. Pada kelompok kontrol dengan metode ceramah, didapatkan peningkatan pengetahuan sebesar 0,05 poin dengan p-value 0,761 > 0,05. Sedangkan jika dibandingkan, audiovisual dan ceramah mempunyai p-value 0,614 > 0,05. Kesimpulan : Ada pengaruh signifikan pada promosi kesehatan menggunakan media audiovisual dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan reproduksi dan seksual pada siswa SD.

Background : Sexual and reproductive health was taboo issue in Indonesia, especially to young adolescents. It's time to childern and young adolescents get a comprehensive, clear, and easy sexuality education. Comprehensive Sexuality Education (CSE) is one of program being developed by UNESCO all over the world. Audiovisual as one of health promotion media, has more advantage because it can describe an abstract object to be more concrete, so that sexual and reproductive health messages can be given more effectively. Objective : To know the impact of health promotion to increase primary school students' knowledge about sexual and reproductive health. Method : This research used a quasy experimental design, with a non-equivalent control group. The sample was taken by using purposive sampling technique as many as 41 young adolescents. This research uses a bundle multiple-choice questionnaire that consist of 25 questions about sexual and reproductive health. Data analysis uses Wilcoxon Sum Rank Test and Mann Whitney Test. Result : There is a significant impact using audiovisual as health promotion media to increase students' knowledge with p-value 0.0461 < 0.05. Students who were given by a discource health promotion have no significant impact on their knowledge with p-value 0.761 > 0.05. Meanwhile, the comparation between each method has p-value 0.614 > 0.05 Conclusion : Audiovisual health promotion media has a significant impact on increase primary school students' knowledge about sexual and reproductive health.

Kata Kunci : Promosi kesehatan, pengetahuan, kesehatan reproduksi dan seksual, media audiovisual, remaja prapubertas

  1. D4-2020-386694-abstract.pdf  
  2. D4-2020-386694-bibliography.pdf  
  3. D4-2020-386694-tableofcontent.pdf  
  4. D4-2020-386694-title.pdf