Laporkan Masalah

LIVING WITH MEDICINE : PENELITIAN KUALITATIF PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI KABUPATEN GUNUNGKIDUL

FURI PATRIANA DEWI, Dr. Anna Wahyuni Widayanti, M.PH., Apt

2020 | Skripsi | S1 FARMASI

Di Indonesia, jumlah pasien diabetes (usia di atas 15 tahun) selalu mengalami kenaikan dari tahun ke tahun. Diabetes menjadi urutan penyakit terbanyak nomor 4 di Yogyakarta. Peningkatan jumlah pasien diabetes melitus perlu dilakukan pengkajian terkait pengalaman pasien selama menjalani penyakit dan pengalaman pengobatan diabetes melitus. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan wawancara sebagai metode pengambilan data. Subyek penelitian adalah pasien diabetes melitus tipe 2 yang berusia kurang dari 65 tahun, terdiagnosis minimal 6 bulan, dan berdomisili di Gunungkidul. Terdapat 20 partisipan yang memenuhi kriteria inklusi dan bersedia berpartisipasi dalam penelitian ini. Hasil wawancara dengan partisipan direkam, selanjutnya rekaman tersebut dituliskan dalam bentuk transkrip yang lengkap dan dianalisis secara manual dengan metode kualitatif. Analisis data dilakukan dengan mereduksi data, menyajikan data dengan mengelompokkan kategori yang meliputi pengalaman menjalani penyakit dan pengalaman menjalani pengobatan. Dari keseluruhan data, beberapa partisipan tidak merasa gejala diabetes, namun sebagian besar partisipan merasakan gejala diabetes bahkan ada yang terjadi komplikasi. Terdapat partisipan yang tidak rutin melakukan pengobatan, beberapa partisipan memutuskan membeli obat tanpa resep. Sebagian besar partisipan mencari pengobatan medis dengan resep dokter, namun terdapat partisipan yang juga mencari pengobatan tradisional. Sebagian kecil partisipan merasakan kendala akses ke pelayanan kesehatan, dan beberapa partisipan mengalami kendala menggunakan obat, serta sebagian besar partisipan tidak merasa perbedaan antar minum dan tidak minum obat. sebagian besar partisipan menyatakan tidak pernah menghentikan pengobatan dengan sengaja, dan beberapa partisipan lain menyatakan pernah menghentikan pengobatan dengan sengaja. Meskipun demikian, pada praktiknya banyak partisipan yang menyatakan sering terlupa terkait jadwal menggunakan obatnya, bahkan terdapat pula partisipan yang memodifikasi aturan penggunaan obat berbeda dengan aturan yang diresepkan dokter. Dari hasil penelitian, penyakit diabetes melitus dapat terjadi karena faktor pola makan, pikiran, dan keturunan.

In Indonesia, the number of diabetic patients (aged over 15 years) always increases from year to year. Diabetes is the 4th most frequent disease in Yogyakarta. An increase in the number of diabetes mellitus patients needs to be done in relation to illness experiences and medication experiences. This research is a qualitative research with interview as a method of collecting data. Subjects were type 2 diabetes mellitus patients who were less than 65 years old, diagnosed at least 6 months, and were domiciled in Gunungkidul. There were 20 participants who met the inclusion criteria and were willing to participate in this study. The results of interviews with participants were recorded, then the recording was written in the form of a complete transcript and analyzed manually with qualitative methods. Data analysis was performed by reducing data, presenting data by grouping categories which included illness experiences and medication experiences. From the overall data, some participants did not feel symptoms of diabetes, but most participants felt symptoms of diabetes and some complications even occurred. There are participants who do not routinely take medication, some participants decide to buy drugs without a prescription. Most participants sought medical treatment by prescription, but there were participants who also sought traditional treatment. A small number of participants felt the constraints of access to health services, and some participants had problems using drugs, and most participants did not feel the difference between drinking and not taking medication, most participants said they had never stopped treatment intentionally, and several other participants said they had stopped treatment intentionally. However, in practice, many participants stated that they often forgot about the schedule for using the medication, and there were even participants who modified the rules for using drugs differently from the rules prescribed by doctors. From the results of the study, diabetes mellitus can occur due to dietary factors, stress, and heredity.

Kata Kunci : diabetes, pengalaman penyakit, pengalaman pengobatan/ diabetes, illness experience, medication experience

  1. S1-2020-393368-abstract.pdf  
  2. S1-2020-393368-bibliography.pdf  
  3. S1-2020-393368-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2020-393368-title.pdf