Laporkan Masalah

PANDANGAN NEUROKRIMINOLOGI DALAM TINJAUAN FILSAFAT MANUSIA

WINNIEATI SUTANTO P, Dr. Septiana Dwiputri Maharani

2019 | Skripsi | S1 FILSAFAT

Neurokriminologi merupakan cabang ilmu kriminologi yang memandang bahwa munculnya kriminalitas disebabkan karena adanya abnormalitas dalam otak manusia sehingga menyebabkan seseorang tidak memiliki kapasitas untuk merasionalisasikan sesuatu. Abnormalitas otak biasanya ditemukan pada seseorang yang memiliki sifat antisosial dan psikopat. Skripsi ini bertujuan untuk memberikan analisis dan kritik yang bersifat humanis terhadap pandangan neurokriminologi terhadap perilaku kriminal melalui perspektif filsafat manusia. Skripsi ini berjudul "Pandangan Neurokriminologi dalam Tinjauan Filsafat Manusia". Kerangka teoritik penelitian menggunakan filsafat manusia menjelaskan tentang ciri khas manusia, subjektivitas dan hubungan antara jiwa dan tubuh. Penelitian ini merupakan penelitian studi pustaka dengan menggunakan metode pendekatan sistematif-reflektif. Jenis penelitian yang dilakukan meliputi inventarisasi dan kategorisasi data, klasifikasi data, pengolahan dan sistematisasi data, serta analisis hasil. Unsur-unsur metodis yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskripsi, interpretasi, heuristik, dan induktif. Penelitian ini memuat objek material, yaitu pandangan neurokriminologi terhadap perilaku kriminal dengan objek formalnya filsafat manusia. Penelitian ini memiliki dua hasil yaitu: pertama, memperoleh pemahaman neurokriminologi terhadap perilaku kriminal yang disebabkan oleh pengaruh hormonal, genetik, aspek maternal dan tumor kepala; kedua, memberikan analisis dan kritik yang bersifat humanis terhadap neurokriminologi yang bersifat materialistik melalui pisau analisis filsafat manusia.

Neurocriminology is a branch of criminology that sees crimes is caused by some abnormalities inside human brain, rendering them unable to rationalise things inside their head. Brain abnormalities are usually found in human with antisocial and/or sociaophaty trait. This thesis aims to provide humanistic analysis and criticism towards neurocriminology's view on criminal behaviour through the perspective of anthropological metaphysics. This thesis titled "Interpretation of Antropological Metaphysic of Neurocriminology". This Research's theoretical framework use anthropology metaphysics to explain human's special feature, subjectivity, and mind-body relation. This research is a library study using sistematic-reflective approach. Activities this type of research do are data inventarisation and categorisation, data classification, data processing and sistematisation, and result analysis. Metodical elements used are description, interpretation, heuristic, and induction. This research contains material object: neurocriminology, and formal object: antropological metaphysics. This research provides two results: first, obtaining understanding about neurocriminology on criminal behaviour caused by hormones, genetic, maternal aspects and head tumor; secondly, providing humanistic analysis and criticism towards maternalistic neurocriminology in the perspective of anthropology metaphysics.

Kata Kunci : neurokriminologi, abnormalitas otak, perilaku kriminal, antisosial, psikopat, filsafat manusia

  1. S1-2019-382289-abstract.pdf  
  2. S1-2019-382289-bibliography.pdf  
  3. S1-2019-382289-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2019-382289-title.pdf