Laporkan Masalah

Validasi Modul PEREKAT untuk Meningkatkan Kesiapan Hidup Perkawinan pada Pasangan Pranikah

VALERIA SATWIKA A, Dr. Maria Goretti Adiyanti, M.S., Psikolog

2019 | Tesis | MAGISTER PSIKOLOGI PROFESI

Program edukasi pranikah terbukti dapat meningkatkan kesiapan hidup perkawinan, namun perlu disempurnakan dengan penambahan materi. Peneliti menyusun modul PEREKAT yang tidak hanya mencakup aspek love, respect, dan personality fulfillment namun juga aspek communication dalam kesiapan hidup perkawinan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji validitas modul PEREKAT dalam meningkatkan kesiapan hidup perkawinan pada pasangan pranikah. Penelitian dilakukan dalam dua tahap, yaitu 1) Uji validitas isi modul melalui expert judgment. Hasil analisis dengan rumus Aiken V menunjukkan koefisien validitas sebesar 0,94; 2) Uji validitas fungsional modul menggunakan rancangan the untreated control group designs with dependent pretest and posttest samples. Partisipan yang terlibat sebanyak 8 pasangan pranikah, yang dibagi secara non-random ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Hasil analisis dengan uji Mann-Whitney menunjukkan bahwa kesiapan hidup perkawinan pada kelompok eksperimen mengalami peningkatan secara signifikan (Z = -2,663, p = .008) dibanding dengan kelompok kontrol. Penelitian ini menghasilkan modul PEREKAT yang terbukti valid secara isi dan fungsional untuk meningkatkan kesiapan hidup perkawinan pada pasangan pranikah

The premarital education program has been proven to increase marital readiness, but still needs to be improved by adding material. Therefore, the researchers designed the PEREKAT module which not only focusing on aspects of love, respect, and personality fulfillment but also aspects of communication in marital readiness. This study aims to validate the PEREKAT module in increasing marital readiness. The study was conducted in two stages, 1) Test the validity of module content through expert judgment. Analysis using Aiken V formula showed that the validity coefficient was 0,94; 2) Test the validity of functional module using the untreated control group designs with dependent pretest and posttest samples. Participants involved 8 premarital couples, who divided non-randomly into the experimental group and the control group. Analysis using Mann-Whitney showed that marital readiness in the experimental group increased significantly (Z = -2,663, p = .008) compared to the control group. Results of the study indicate that PEREKAT module was valid to increase marital readiness for premarital couples

Kata Kunci : kesiapan hidup perkawinan, modul PEREKAT, program edukasi pranikah, validasi modul

  1. S2-2019-403964-abstract.pdf  
  2. S2-2019-403964-bibliography.pdf  
  3. S2-2019-403964-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2019-403964-title.pdf