Laporkan Masalah

UNSUR-UNSUR INTRINSIK CERPEN "AD-DIBLUMASIYYAH" DALAM ANTOLOGI CERPEN ZAMANU AD-DUKTUR HILMI KARYA AHMAD FARAJ: ANALISIS STRUKTURAL

NUR ROUDHATUL JANNAH, Mahmudah, S.S., M.Hum.

2019 | Skripsi | S1 SASTRA ARAB

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan unsur-unsur intrinsik yang membangun cerpen "ad-Diblumasiyyah" dalam antologi cepen Zamanu ad-Duktur Hilmi karya Ahmad Faraj dan keterkaitan antarunsur intrinsik yang ada di dalamnya dalam menghasilkan makna. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori struktural dengan metode analisis struktural. Unsur-unsur intrinsik yang dianalisis adalah karakter, alur, latar, tema, judul, dan sudut pandang. Berdasarkan analisis yang dilakukan dapat diketahui bahwa tokoh utama pada cerpen ini adalah Samiyah. Tokoh tambahan dalam cerita ini adalah Ibu Samiyah, Ayah Samiyah, Matius, Ahmad Syafi', dan Nibo/Jamilah. Alur dalam cerita ini adalah alur lurus. Latar tempat dalam cerpen ini adalah latar netral yang berada di beberapa negara, yaitu di Mesir, Prancis, Amerika, dan Bangladesh. Latar tempat yang berada di negara Mesir, yaitu apartemen keluarga Samiyah, Universitas Amerika, klub al-Jazirah, dan jalanan di Kairo. Adapun latar tempat yang ada di negara Prancis adalah gedung apartemen tempat tinggal Samiyah di Paris. Latar tempat yang berada di negara Amerika adalah di kantor Kedutaan Mesir di Washington. Latar tempat yang berada di Bangladesh yaitu tempat tinggal Samiyah di Dhaka dan panti asuhan. Latar waktu pada cerpen ini adalah pagi hari, siang hari, sore hari, malam hari, dan hari Minggu. Latar sosial pada cerpen ini adalah gambaran kehidupan kelas sosial atas. Judul pada cerpen "ad-Diblumasiyyah" ini merujuk pada tokoh utama dalam cerita. Sudut pandang yang digunakan dalam cerpen ini adalah sudut pandang orang ketiga-tidak terbatas. Adapun tema dalam cerpen ini adalah 'kebahagiaan seseorang terwujud ketika ia memberi cinta, bukan menerima cinta'. Dalam cerpen ini, tokoh utama digambarkan sebagai seorang perempuan yang memiliki cinta keibuan yang merasa akan lebih bahagia ketika dia memberikan cinta kepada orang lain daripada menerima cinta orang lain kepadanya. Cerpen "ad-Diblumasiyyah" ini memiliki hubungan keterkaitan antarunsurnya, yaitu tema dengan tokoh, tema dengan alur, tokoh dengan alur, judul dengan tokoh, dan tokoh dengan latar. Masing-masing unsur intrinsik dalam cerpen ini saling memiliki keterkaitan dalam menghasilkan makna cerita.

This study aims to reveal the intrinsic elements in short story "ad-Diblumasiyyah" in the anthology Zamanu ad-Duktur Hilmi by Ahmad Faraj and the relation among them. The story applied in this research is structural theory with structural analysis methods. The analyzed elements are character, plot, setting, theme, title, and point of view. Based on the analysis, the main character in this short story is Samiyah. Additional figures in this story are Samiyah's Mother, Samiyah's Father, Matius, Ahmad Syafi', and Nibo/Jamlah. The plot in this story is a straight line. The location in this short story is in several countries, they are Egypt, Prancis, Amerika, and Bangladesh. The setting of the place in Egypt is the Samiyah family apartment, American University, klub al-Jazirah, and the streets in Cairo. The setting of the place in Prancis is Samiyah's apartment in Paris. The location of the place in Amerika is at the Egyptian Embassy office in Washington. The setting of places in Bangladesh is the Samiyah residence in Dhaka and the orphanage in. The time frame for this short story is morning, afternoon, evening, night, and Sunday. The social setting in this short story is a description of the social class life above. The title of this short story is "ad-Diblumasiyyah" which refers to the main character in the story. The point of view used in this short story is a third person perspective - unlimited. The theme in this short story is 'someone's happiness is to give love, not to receive love'. In this short story, the main character is portrayed as a woman who has a motherly love who feels she will be happier when she gives love to someone else rather than accepting someone else's love for her. This short story "ad-Diblumasiyyah" has a relationship between the elements, namely the theme with the characters, the theme with the plot, the character with the plot, the title with the character, and the character with the background. Each of the intrinsic elements in this short story is interrelated so as to produce the meaning of the story.

Kata Kunci : "ad-Diblumasiyyah", Ahmad Faraj, analisis struktural

  1. S1-2019-383974-abstract.pdf  
  2. S1-2019-383974-bibliography.pdf  
  3. S1-2019-383974-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2019-383974-title.pdf