Laporkan Masalah

PENDIDIKAN SEKSUAL DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN PROTEKSI DIRI TERJADINYA PELECEHAN SEKSUAL PADA REMAJA DISABILITAS INTELEKTUAL

NURFAJRIYANTI RASYID, Dr. Ira Paramastri, M.Si., Psikolog

2019 | Tesis | MAGISTER PSIKOLOGI PROFESI

Rentannya pelecehan seksual yang dialami remaja khususnya remaja dengan disabilitas intelektual menjadi tugas tersendiri bagi orangtua dan tenaga pendidikan untuk mengajarkan mereka mengenai pendidikan seksual. Hal tersebut dikarenakan ketidaktahuan remaja dengan disabilitas intelektual dan rendahnya proteksi diri yang dimiliki remaja dengan disabilitas intelektual. Salah satu program prevensi untuk pelecehan seksual yang dialami oleh remaja dengan disabilitas intelektual adalah dengan memberikan pendidikan seksual. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui validitas dari modul pendidikan seksual dalam meningkatkan proteksi diri terhadap pelecehan seksual remaja disabilitas intelektual. Subjek dalam penelitian ini adalah 7 orang siswa SMPLB dan SMLB. Metode dalam penelitian ini menggunakan desain one group pretest posttest design using a double pretest. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala proteksi diri yang dimodifikasi dari skala what if situation test, modul pendidikan seksual, lembar observasi dan evaluasi program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan seksual terbukti valid dalam meningkatkan proteksi diri pada remaja dengan disabilitas intelektual.

The vulnerability of sexual harassment experienced by adolescents, especially adolescents with intellectual disabilities, is a separate task for parents and education personnel to teach them about sexual education. This is due to ignorance of adolescents with intellectual disabilities and low self-protection possessed by adolescents with intellectual disabilities. One of the prevention programs for sexual harassment experienced by adolescents with intellectual disabilities is by providing sexual education. The purpose of this study was to determine the validity of the sexual education module in increasing self-protection against adolescent sexual abuse of intellectual disabilities. The subjects in this study were 7 special education student from junior and senior high school. The method in this study used the design of one group pretest posttest design using a double pretest. The instrument used in this study is a modified self-protection scale from the scale of "what if situation test", sexual education module, observation and evaluation program. The results showed that sexual education proved to be valid in increasing self-protection in adolescents with intellectual disabilities.

Kata Kunci : Pendidikan Seksual, Proteksi diri, Remaja Disabilitas Intelektual / Sexual education, Self Protection, Adolesence with Intellectual Disability

  1. S2-2019-388720-abstract.pdf  
  2. S2-2019-388720-bibliography.pdf  
  3. S2-2019-388720-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2019-388720-title.pdf