Sinergi Dalam Pengembangan Ekonomi Lokal Studi Kasus Klaster UMKM Kota Semarang
PREISTIA, Dr. Subando Agus Margono, M.Si
2018 | Tesis | MAGISTER ILMU ADMINISTRASI PUBLIKSinergi merupakan kerjasama antar individu atau organisasi untuk mencapai hasil tujuan yang lebih besar. Sinergi yaitu keinginan individu atau organisasi untuk melakukan kerjasama dalam mencapai suatu tujuan tertentu, untuk mencapai hasil yang lebih besar daripada usaha masing-masing individu atau organisasi (Lise Corwin, et.al., 2012). Pemerintah Kota Semarang melalui Forum for Economic Development and Employment Promotion (FEDEP) berupaya untuk mensinergikan seluruh stakeholder dalam pengembangan ekonomi lokal di Kota Semarang. Dengan menggunakan pendekatan klaster UMKM, FEDEP berupaya untuk memanfaatkan potensi UMKM yang terdapat di Kota Semarang dalam mendukung pengembangan ekonomi lokal. UMKM dibagi menjadi sepuluh (10) klaster unggulan yang bertujuan untuk memfokuskan pengembangan dari UMKM. Sinergi di dalam FEDEP Kota Semarang ditunjukan melalui tiga kegiatan utama yaitu rembug klaster, pelaksanaan program, dan monitoring evaluasi. Melalui tiga kegiatan tersebut, stakeholder bersinergi dalam pengembangan klaster UMKM. Diawali dengan kegiatan rembug, kemudian pelaksanaan program dan terakhir monitoring evaluasi. Seluruh stakeholder dituntut untuk aktif terlibat dalam ketiga kegiatan tersebut. Penelitian dilakukan selama bulan Maret-Mei 2018 di Kota Semarang. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif case study. Pengumpulan data dengan wawancara mendalam dan pemilihan informan dilakukan dengan dengan metode purposive sampling. Penelitan ini melibatkan 17 informan yang merupakan anggota di dalam FEDEP Kota Semarang. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa sinergi pengembangan ekonomi lokal melalui FEDEP belum maksimal. Dari lima kriteria sinergi yang digunakan yaitu sumber daya, karakteristik partner, hubungan antar partner, karakteristik kerjasama dan lingkungan eksternal belum terpenuhi. Kepercayaan masih rendah serta koordinasi yang terkendala ego sektoral menghambat terjadinya sinergi yang maksimal. Sinergi pengembangan ekonomi lokal melalui FEDEP menunjukan fenomena yang menarik. Meski sinergi antar stakeholder belum berjalan secara maksimal, beberapa klaster UMKM menunjukan perkembangan yang signfikan. Namun, perbaikan dalam proses sinergi dan kebijakan terkait pengembangan ekonomi lokal dan klaster UMKM harus dilakukan karena klaster UMKM yang ada untuk saat ini belum bekerja sesuai dengan klaster yang semestinya. Sehingga perkembangan dan capaian klaster berbeda-beda yang akan berdampak pada pengembangan ekonomi lokal melalui klaster UMKM mustahil untuk diwujudkan.
Synergy is the cooperation between individual and organization to achieve an output beyond from the expectation. In synergy, partners desire to work together towards a common aim, to achieve an output beyond the reach of partners individual efforts (Lise Corwin, et.al., 2012). The government of Semarang City through the Forum for Economic Development and Employment Promotion (FEDEP) try to synergize all stakeholders in local economic development in Semarang City. By using Small and Medium Enterprises (SME's) cluster, FEDEP tries to utilize the potential of SME's in Semarang City in order to support local economic development. SME's divided into ten (10) clusters that aim to focus on the development of SME's. In FEDEP, synergy shows from three main activities that are the rembug cluster, program implementation, and monitoring evaluation. Through those activities, stakeholder synergizes in the development of SME's cluster. Start with rembug, then implementation program and last monitoring and evaluation. All stakeholders actively involved in those activities. This research was conducted from March to May 2018 in Semarang City. This research uses the descriptive method with qualitative approaches. Data collected by depth-interviewed and informants are chosen by purposive sampling method. This research involved 17 informants from FEDEP Semarang. The result shows that synergy in local economic development through FEDEP no yet maximal. It did not full fill the five criteria�s synergy that used in this research that are resources, partner characteristics, the relationship among partners, partnership characteristics and external environment the synergy. There is no trust and coordination that caused by sectoral ego and make synergy not maximal. Synergy in local economic development through FEDEP shows an interesting phenomenon. Although synergy between stakeholders is not running optimally, some SME's cluster shows a significant growth. But, the improvement in the synergy process and policy about local economic development and SMEs cluster should be done because SME's cluster that now exists did not work as a cluster in general. So that, the development and achievement of SME's cluster are different that has an impact on local economic development through SME's cluster is impossible to be achieved.
Kata Kunci : Sinergi, Pengembangan Ekonomi Lokal, FEDEP, Klaster UMKM