Laporkan Masalah

Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial dan Kualitas Laba: Studi Komparatif Pada Perbankan Syariah dan Konvensional di Indonesia

AN NURRAHMAWATI, Zuni Barokah, M.Com., Ph.D.

2018 | Tesis | MAGISTER SAINS AKUNTANSI

Penelitian ini menguji perbedaan tingkat pelaporan tanggung jawab sosial dan pengaruhnya terhadap kualitas laba pada organisasi berbasis norma religiusitas yaitu bank umum syariah dengan bank umum konvensional di Indonesia. Prosedur dikotomis melalui analisis konten berbasis indeks yang diambil dari standar pelaporan tanggung jawab sosial GRI G4 digunakan untuk mengukur tingkat pengungkapan CSR. Pengukuran diskresionari akrual model Jones (1991) yang dimodifikasi oleh Yasuda dkk. (2004) untuk institusi bank digunakan untuk mengukur tingkat kualitas laba. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengungkapan CSR pada bank umum syariah di Indonesia lebih rendah dari bank umum konvensional, meskipun secara statistik tidak menunjukkan beda yang signifikan. Pengungkapan CSR pada bank umum di Indonesia sebagai salah satu negara berkembang terbukti bersifat oportunis. Bentuk operasi syariah pada bank umum di Indonesia belum mampu memoderasi sifat oportunis pengungkapan CSR menjadi lebih efisien. Kesenjangan usia yang cukup signifikan diantara kedua jenis bank mempengaruhi kemapanan dan tingkat kemampuan pengelolaan bank. Bank konvensional di Indonesia rata-rata memiliki usia lebih tua, ukuran bank yang lebih besar dan kesadaran menggunakan auditor yang berkualitas lebih baik dibanding bank konvensional. Meskipun begitu, bank syariah menunjukkan kemampuan yang baik dalam mengejar ketertinggalan dan menunjukkan kualitas laba yang lebih baik dan tingkat leverage yang lebih kecil.

This study examined the differences in the level of social responsibility reporting and its effect on the earnings quality in religiosity norm-based organization such as Islamic banks with conventional bank in Indonesia. Dichotomous procedure through index-based content analysis drawn from the reporting standards of social responsibility GRI G4 is used to measure the degree of CSR disclosure. Earnings quality will be measured by discretionary accruals using Jones models (1991) as modified by Yasuda et al. (2004) for banking institutions. The results showed the level of CSR on Islamic bank in Indonesia is lower than conventional banks, although statistically not show a significant difference. CSR at commercial banks in Indonesia as a developing country proved to be opportunistic. Form of sharia operations at commercial banks in Indonesia have not been able to moderate the opportunist nature of CSR becomes more efficient. A significant age gap between the two types of banks affects the reliability and the level of bank management capabilities. Conventional banks in Indonesia have an average age of older, larger bank size and awareness of an auditor of a higher quality than conventional banks. Even so, Islamic banks show good ability to catch up and show better earnings quality and smaller leverage levels.

Kata Kunci : Tanggung jawab sosial, Kualitas laba, Diskresi akrual, Norma religiusitas, Global Reporting Initiative Index, Perilaku Oportunistik, Bank umum Negara Indonesia./social responsibility, earnings quality, discretionary accruals, religiosity norm, Global Repo

  1. S2-2018-392006-abstract.pdf  
  2. S2-2018-392006-bibliography.pdf  
  3. S2-2018-392006-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2018-392006-title.pdf