BERHENTI SEBAGAI ANAK JALANAN : STUDI KEMANDIRIAN ALUMNI SANGGAR KREATIFITAS ANAK PKPA KOTA MEDAN DAN RUMAH SINGGAH ANAK MANDIRI (RSAM) KOTA YOGYAKARTA
NURIN ANISA, Nurhadi, S.Sos., M.Si., Ph.D
2018 | Tesis | MAGISTER PEMBANGUNAN SOSIAL DAN KESEJAHTERAANPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana aktifitas anak jalanan dan proses kemandirian alumni anak jalanan Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA) Kota Medan dan Rumah Singgah Anak Mandiri (RSAM) Kota Yogyakarta. Penelitian di angkat berdasarkan isu permasalahan anak jalanan hingga menjadi alumni anak jalanan yang seharusnya menjadi sumber daya manusia yang dapat mandiri dan penelitian ini perlu disebabkan pada masalah sosial yang ada agar penelitian ini dapat menjadi referensi penelitian baru dan dapat menjadi bahan evaluasi untuk pihak lembaga maupun yayasan yang terkait. Untuk melihat fenomena dan masalah sosial tersebut, maka teori di dalam penelitian ini menggunakan teori motivasi dan teori kemandirian. Adapun teori dalam penelitian ini dijelaskan berdasarkan dua pertanyaan permasalahan yakni bagaimana aktifitas yang dilakukan oleh anak jalanan dan bagaimana proses kemandirian setelah lepas dari jalanan berdasarkan progam yang telah diikuti dari Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA) Kota Medan dan Rumah Singgah Anak Mandiri (RSAM) Kota Yogyakarta. Penelitian ini dilakukan di Sanggar Kreatifitas Anak (SKA) Pinang Baris PKPA Kota Medan dan RSAM Kota Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, di mana objek penelitian adalah alumni anak jalanan yang pernah menjadi bagian program PKPA dan RSAM. Adapun yang telah menjadi alumni anak jalanan yang menjadi narasumber sebanyak 4 orang dan terbagi menjadi 2 orang dari PKPA dan 2 orang dari RSAM, kemudian diambil informasi dan datanya. Teknik pengumpulan data dengan melakukan observasi, wawancara, serta dokumentasi. Kemandirian anak jalanan ditinjau dari motivasi, perubahan nasib serta lelah yang dirasakan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dan disusun dalam bentuk deskriptif. Hasil penelitian yang dilakukan menjelaskan bahwa kemandirian alumni anak jalanan PKPA dan RSAM melakukan aktifitasnya saat berada di jalanan sebagai penyapu angkutan umum, penyemir sepatu, pengamen serta pengasong koran. Bahwa proses kemandirian anak jalanan disebabkan oleh faktor motivasi, menginginkan perubahan nasib, serta perasaan lelah yang dirasakan oleh alumni anak jalanan sehingga membuat alumni anak jalanan menginginkan kehidupan yang lebih baik sebagai sumber daya manusia. Adapun aktifitas kemandirian yang dirasakan oleh alumni anak jalanan setelah lepas dari jalanan yakni sebagai Mandor KPUM, Pengusaha Parfume, Security dan Wiraswasta.
This study aims to find out how the activities of street children and the process of independence of street children alumni of Center for Childhood Study and Protection (PKPA) Medan and Rumah Singgah Anak Mandiri (RSAM) Yogyakarta. The research is based on the issue of street children's problems to become alumni of street children who should be human resources that can be independent and this research needs to be caused on the existing social problems so that this research can be a new research reference and can be the evaluation material for institute or foundation which is related. To see the phenomenon and social problems, the theory in this study using the theory of motivation and independence theory. The theories in this study are explained based on two problem questions that is how the activities carried out by street children and how the independence process after escape from the street based on the program that has been followed from the Center for Child Protection and Study Center (PKPA) Medan and Rumah Singgah Anak Mandiri (RSAM) City of Yogyakarta. This research was conducted in Child Creativity Studio (SKA) Pinang Baris PKPA Medan City and RSAM Yogyakarta City. This research is a qualitative research with descriptive approach, where the object of research is alumni of street children who ever become part of PKPA and RSAM program. As for who has become the alumni of street children who become speakers as many as 4 people and divided into 2 people from PKPA and 2 people from RSAM, then taken the information and data. Technique of collecting data by doing observation, interview, and documentation. Independence of street children in terms of motivation, change of destiny and fatigue. The data obtained are then analyzed and arranged in descriptive form. The results of the research indicate that the independence of PKPA street children and RSAM alumni perform their activities while on the street as a sweeper of public transport, shoe polishers, street singers and newspapers. That the process of independence of street children is caused by motivation factor, want change of fate, and feelings of fatigue felt by street children alumni so make alumni of street children want a better life as human resource. The independence activities are perceived by the alumni of street children after escape from the street that is as Mandor KPUM, Entrepreneur Parfume, Security and Entrepreneur.
Kata Kunci : Kemandirian, Alumni Anak Jalanan