KESTABILAN EMULSI MINYAK DALAM AIR DENGAN SURFAKTAN NATRIUM METIL ESTER SULFONAT (Na-MES) BERBAHAN DASAR MINYAK SAWIT DAN KOMPATIBILITAS SURFAKTAN Na-MES TERHADAP GARAM KALIUM KLORIDA; OIL IN WATER EMULSION STABILITY WITH SODIUM METHYL ESTER SULFONATE (Na-MES) SURFACTANT FROM PALM OIL AND Na-MES SURFACTANT COMPATIBILITY TO POTASSIUM CHLORIDE SALT
Arya Pradana, Ani Setyopratiwi
2014 | Skripsi | PROGRAM STUDI KIMIATelah dilakukan sintesis natrium metil ester sulfonat (Na-MES) untuk me-recovery minyak bumi pada proses Enhanced Oil Recovery (EOR). Dalam penelitian ini dilakukan serangkaian tahapan yaitu untuk dikaji pengaruh salinitas garam KCl terhadap larutan surfaktan Na-MES, kestabilan emulsi minyak dalam air (O/W) yang dihasilkan, dan dikaji efektivitas campuran surfaktan Na-MES dan tween 20 dalam pembentukan emulsi minyak dalam air (O/W) dari salah satu fraksi minyak bumi dengan air Bahan dasar pembuatan surfaktan Na-MES ini adalah Refined Bleached Deodorized Palm Oil (RBDPO) yang telah ditransesterifikasi menjadi metil ester, dilanjutkan dengan proses sulfonasi menggunakan natrium bisulfit sebagai agen pensulfonasi dan mengunakan katalis CaO, kemudian dilanjutkan dengan proses metanolisis, dan proses netralisasi. Surfaktan yang diperoleh ini diuji dengan beberapa perlakuan. Surfaktan dengan konsentrasi 0,1, 0,3, dan 0,5% dilarutkan ke dalam larutan garam KCl dengan konsentrasi 0,13; 0,26; 0,4; 0,53; 0,67 M untuk menguji kompatibilitasnya pada salinitas tinggi. Surfaktan Na-MES diuji juga kestabilan emulsinya dengan menambahkan 10% surfaktan pada variasi konsentrasi 0,5, 1, 1,5, 2, dan 2,5% ke dalam campuran 6 mL gasoline dan 4 mL akuades. Diagram tiga komponen dibuat dengan menitrasi secara duplo campuran akuades dan gasoline pada berbagai variasi rasio volume dengan surfaktan campuran Na-MES dan tween 20 pada konsentrasi optimum. Surfaktan Na-MES yang dihasilkan pada penelitian ini berupa padatan berwarna kuning. Pada uji kompatibilitas, surfaktan Na-MES tidak kompatibel pada air garam KCl dengan salinitas di atas 0,13 M. Kestabilan emulsi yang dapat dicapai oleh surfaktan ini sebesar 65,52% pada konsentrasi surfaktan 1,5%. Campuran surfaktan Na-MES dan tween 20 menghasilkan diagram tiga komponen dengan daerah satu fase lebih besar dari daerah dua fase.
Kata Kunci : surfaktan Na-MES, Enhanced Oil Recovery (EOR), uji kompatibiltas