Dampak Penerapan Anggaran Berbasis Kinerja Terhadap Efisiensi Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah
MUTSQA, URWATUL (Pembimbing: Slamet Sugiri, Prof., Dr., M.B.A.), Slamet Sugiri, Prof., Dr., M.B.A.
Salah satu tujuan diterapkannya anggaran berbasis kinerja adalah untuk memperoleh manfaat yang sebesar-besarnya dari penggunaan sumber daya yang terbatas. Sehingga salah satu ukuran kinerja dari sebuah anggaran yang berbasiskan kinerja adalah tercapainya tingkat efisiensi yang maksimum atas output yang dihasilkan dengan sejumlah input yang ditetapkan. Penerepan anggaran berbasis kinerja diharapkan akan mereformasi kualitas dan proses pengambilan keputusan anggaran yang lebih rasional dalam menentukan alokasi sumber daya ekonomi sehingga kegiatan pemerintahan dapat dijalankan dengan lebih efektif dan efisien. Oleh karena itu penerapan kebijakan anggaran berbasis kinerja dalam keuangan pemerintah daerah ini akan memiliki dampak yang kuat terhadap efisiensi kinerja keuangan pemerintah daerah yang bersangkutan.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dampak penerapan anggaran berbasis kinerja terhadap efisiensi kinerja keuangan pemerintah daerah, dengan periode pengamatan dari tahun 2000-2004.
Efisiensi kinerja keuangan diukur dengan metode Data Envelopment Analysis (DEA). DEA adalah sebuah analisis efisiensi relatif dan kinerja manajerial suatu institusi tertentu dimana menggunakan multiple input dan multiple output. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pemerintah daerah di Pulau Sumatera dan Jawa. Dari pemilihan dengan metode purposive sampling didapatkan 94 pemerintah daerah yang memenuhi kriteria-kriteria yang ditetapkan.Analisis data dilakukan dengan paired sample t-test dan independent sample t-test. Hasilnya menunjukkan bahwa secara statistis penerapan anggaran berbasis kinerja belum memberikan dampak yang positif terhadap efisiensi kinerja keuangan pemerintah daerah.
One purpose of the application of performance-based budgeting is to obtain maximum benefit from the use of limited resources. Thus, one measure of performance of a performance-based budgeting is the achievement of maximum efficiency level of output produced by a number of specified inputs. Application of performance-based budgeting is expected to reform the quality and budgetary decision-making process more rational in determining the allocation of economic resources so that the activities of government can be run more effectively and efficiently. Hence, the implementation of performance-based budgeting policy in local government finance will have a major impact on the efficiency of the financial performance of local governments concerned.
This study aims to examine the effects of applying performance-based budgeting to the efficiency of local governments' financial performance, with the observation period from 2000-2004.
Efficiency of financial performance measured by the method of Data Envelopment Analysis (DEA). DEA is an analysis of the relative efficiency and managerial performance of a particular institution in which the use of multiple inputs and multiple outputs. The populations in this study are all local governments on the island of Sumatra and Java. From the selection of the purposive sampling method obtained 94 local governments that meet established criteria. The data analysis used by paired sample t-test and independent sample t-test. The results showed that statistically the application of performance-based budgeting has not provided a positive impact on the efficiency of the financial performance of local governments.
Kata Kunci : performance-based budgeting,anggaran berbasis kinerja, DEA, efisiensi kinerja keuangan daerah, the efficiency of regional financial performance,