Laporkan Masalah

Analisis Risks Dan Returns: Pengujian Dan Perbandingan CAPM Dan CCAPM Pada Bursa Efek Indonesia 2006:1-2009:12

MULIA, DAMAS INDRA (Adv.: Muhammad Edhie Purnawan, M.A., Ph.D.), Muhammad Edhie Purnawan, M.A., Ph.D.

2012 | Skripsi | S1 Economics

Penelitan ini bertujuan untuk menguji model antara CAPM (Capital Asset Pricing Model) dan CCAPM (Consumption-based CAPM) yang dapat menghasilkan koefisien beta yang mampu mengukur risiko sistematis secara lebih baik dalam Bursa Efek Indonesia. Pada penelitian dilakukan pengujian dan perbandingan terhadap model CAPM dan CCAPM dengan cara melakukan regresi OLS (Ordinary Least Square) pada sembilan indeks sub sektor IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan). Periode penelitian ini ialah Bulan Januari 2006 hingga Desember 2009.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa beta pasar signifikan secara statistik pada semua indeks sub sektor, kecuali sub sektor barang konsumsi. Sebaliknya, beta konsumsi signifikan secara statistik pada indeks sub sektor properti. Hal ini menunjukkan bahwa model CAPM lebih baik di dalam menjelaskan hubungan return dan risiko daripada model CCAPM pada Bursa Efek Indonesia.

The aim of the study is to test which model, whether CAPM (Capital Asset Pricing Model) or CCAPM (Consumption Based CAPM), that can produce better beta coefficients to measure systematic risk in Indonesia Stock Exchange.

The testing and comparison of the CAPM and CCAPM models are done by doing OLS (Ordinary Least Square) regression across nine index sub-sectors of the Indonesia Composite Stock Market Index. This research is conducted in monthly period from 2006 until 2009. The results conclude that market beta is statistically significant for all index sub-sectors, except consumer goods sector. In contrast, the consumption beta is statistically significant only at property sector. This shows that CAPM is the better model than CCAPM in explaining risk and return relationship on the Indonesia Stock Exchange.

Kata Kunci : beta pasar, beta konsumsi, return, risiko, CAPM, CCAPM, market beta, consumption beta, return, risk, OLS, Indonesia Stock Market, pasarsaham Indonesia,


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.