Laporkan Masalah

Makna Puisi Asywaqu az-Zamai dalam Antologi habibi Anidun Karya Ibrahim Isa: Analisis Semiotik

IRMA FITRIA BAWIANTI, Dr. Hindun, M.Hum.

2018 | Skripsi | S1 SASTRA ARAB

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan makna puisi Asywaqu az-Zamai dalam antologi Habibi Anidun yang ditulis oleh Ibrahim Isa. Puisi ini dianalisis dengan menggunakan teori semiotik, yaitu teori yang mempelajari sistem-sistem, tanda-tanda, dan konvensi-konvensi yang memungkinkan tanda-tanda tersebut mempunyai arti. Dalam penelitian ini menggunakan dua dari empat metode Riffaterre, yaitu ketidaklangsungan ekspresi dan pembacaan semiotik yang terdiri dari pembacaan heuristik dan pembacaan hermeneutik. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa makna puisi Asyaqu az-Zamai adalah tentang bagaimana cara seorang laki-laki mencintai seorang perempuan dengan baik. Di dalam sebuah hubungan percintaan pasti akan muncul masalah yang bisa membuat perasaan seseorang berubah-ubah. Puisi ini menjelaskan bagaimana seseorang bersikap terhadap seseorang yang dicintai dengan baik apabila cintanya ditolak dan bagaimana cara untuk mengatasinya.

This research aims of uncover the meaning of poem Asywaqu az-Zamai in the antology of Habibi Anidun written by Ibrahim Isa. The poem was analyzed using a semiotic theory which is studies the systems, rulers and conventions that enable the signs have meaning. This study used two from four methods are offered by Riffaterre, by looking at indirect expression, and hermeneutic and heuristic. The result of this research, shows the meaning of poem Asywaqu az-Zamai is about how a man loves a woman well. In a relationship of love will appear problems that can make a persons feelings are changeable. This poem explains how a person behaves toward someone who is loved well when his love is rejected and how to overcome it.

Kata Kunci : puisi, sastra Arab, semiotik, cinta/ poem, Arabic literature, semiotic, love


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.