Laporkan Masalah

KARAKTERISTIK ELEMEN - ELEMEN RUANG PELINGKUP JALAN KORIDOR JALAN SULTAN AGUNG KOTA YOGYAKARTA

ANANG IRAWAN, Dr. Ir. Djoko Wijono, M.Arch., Ir. M. Santosa, MS.

2017 | Tesis | S2 Teknik Arsitektur

Jalan Sultan Agung merupakan koridor utama menuju kawasan timur kota Yogyakarta dari titik Nol, merupakan salah satu kawasan bersejarah di kota Yogyakarta, dimana terdapat dua atau lebih bangunan cagar budaya di sepanjang jalan Sultan Agung. Seiring waktu, Perkembangan yang terjadi secara perlahan membentuk tampilan fisik yang sangat beragam. Bangunan-bangunan baru dengan bentuk, ukuran dan pola arsitektural yang berbeda dengan bangunan-bangunan lama tidak menciptakan kesinambungan dan kesatuan secara fisik dalam sebuah kawasan atau koridor. Elemen-elemen fisik pelingkup jalan yang tidak tertata menjadikan karakter kawasan tidak terdefinisi dengan jelas. Untuk itulah diperlukan adanya penataan elemen-elemen tersebut untuk menghadirkan kembali karakter koridor yang kuat di ruang jalan Sultan Agung Penelitian ini menggunakan paradigma rasionalistik dengan pendekatan kualitatif dimana proses penelitian menekankan pada pemahaman mengenai masalah-masalah berdasarkan kondisi nyata di lapangan. Penelitian ini dibatasi pada karakter elemen ruang pelingkup jalan di ruang jalan Sultan Agung, analisis dilakukan melalui metode cross tabulation, dimana data-data yang diperoleh dari lapangan dibandingkan satu sama lain dan dibandingkan lagi dengan kajian literatur mengenai karakter elemen fisik pelingkup jalan. Hasil dari penelitian ini adalah teridentifikasinya karakteristik elemen-elemen ruang pelingkup jalan pada koridor jalan Sultan Agung. Keterlingkupan ruang jalan pada koridor jalan Sultan Agung dominan terbentuk oleh dua elemen pelingkup yaitu bangunan sebagai elemen pelingkup vertical (street wall) dan lantai jalan serta jalur pedestrian sebegai elemen pelingkup secara horizontal bawah (street floor). Keterlingkupan ruang jalan pada koridor jalan Sultan Agung memiliki dua karakteristik yang terbagi pada dua sisi koridor yang berbeda yaitu koridor sisi utara dan koridor sisi selatan. Elemen vegetasi dan signage tidak memiliki pengaruh signifikan dalam pembentukan ruang jalan secara fisik karena keberadaan kedua elemen tersebut minim dan pola peletakannya yang tidak teratur.

Sultan Agung street was the main corridor toward the eastern region of the city of Yogyakarta on the Zero point, is one of the historic district in the city of Yogyakarta, where there are two or more heritage buildings along Jalan Sultan Agung. Over time, developments that occur slowly form a very diverse physical appearance. New buildings of different shapes, sizes and architectural patterns with old buildings do not create physical continuity and unity in an area or corridor. Physical elements of unregulated road scopes make the character of the area undefined. For that it is necessary the arrangement of these elements to bring back the character of a strong corridor in the hallway of Sultan Agung street. This study uses a rationalistic paradigm with qualitative approach which emphasizes on understanding the research process on problems based on actual conditions in the field. This study is limited to the character elements of the enclosure Sultan Agung street, the analysis is done through cross tabulation method, where the data obtained from the field compared with each other and compared again with a review of the literature regarding the character of the enclosure. Results from this study is the identification of the characteristic elements of the enclosure on Sultan Agung street . The scope of the road space on the corridor of Sultan Agung street is dominantly formed by two elements of the scopes, namely the building as the vertical (street wall) and the street and pedestrian elements as the horizontal element of the floor. The Enclosure quality in the corridor Sultan Agung street has two characteristics that are divided in two different sides of the corridor, namely corridor north side and south side of the corridor. Elements of the vegetation and the signage does not have a significant influence in the formation of a physical road space due to the presence of both elemen are minimal and a pellet pattern irregular him.

Kata Kunci : jalan sultan agung, elemen ruang pelingkup jalan

  1. S2-2017-342498-abstract.pdf  
  2. S2-2017-342498-bibliography.pdf  
  3. S2-2017-342498-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2017-342498-title.pdf