Laporkan Masalah

TRANSFORMASI INSTITUSI INFORMAL (Studi Kasus Bank Sampah Gemah Ripah, Pedukuhan Badegan, Kelurahan Bantul, Kabupaten Bantul)

WIWIT PRINAWATI, Ratnawati

2010 | Skripsi | Politik dan Pemerintahan (dh. Ilmu Pemerintahan)

Bank sampah Gemah Ripah merupakan organisasi yang dikelola oleh kelompok masyarakat dusun Badegan, dilatar belakangi adanya permasalahan lingkungan yang meresahkan warganya. Berawal dari hal itu, kehadiran intelektual organik yakni pak Bambang melakukan rekayasa sosial dengan pada perubahan sosial warga dusun Badegan untuk mengelola sampah dan menabung sampah melalui konsep bank sampah. Warga dusun Badegan membentuk aksi bersama untuk mencapai tujuan bersama. Karena Collective goods yang ingin dicapai yaitu lingkungan yang bersih, sehat, sanitasi yang baik, dan memanfaatkan sampah yang bernilai guna. Keberadaan tokoh juga menggerakkan aksi bersama warga mencapai tujuan dengan terbentuknya bank sampah Gemah Ripah. Pada awal terbentunya bank sampah berorientasi pada kepentingan masyarakat yang society promoted. Namun. Hal tersebut tidak berlangsung lama karena kehadiran negara melakukan state promoted sehingga mempercepat perubahan menjadi institusi formal.. Penelitian ini menempatkan perubahan institusi informal menjadi institusi formal pada kasus bank sampah gemah ripah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat rekayasa sosial yang dilakukan tokoh penggerak menyuntikkan konsep bank sampah ke warga dan mulai melakukan perubahan tingkah laku warga dalam mengatasi masalah sampah. Selain itu, penelitian ini juga mengetahui relasi dan interaksi antara institusi informal dan institusi formal yang bersentuhan dengan bank sampah Gemah Ripah. Untuk mendapatkan informasi tentang hal tersebut, penelitian ini menggunakan konsep rekayasa sosial, collective action, dan formal-informal intitution. Melalui alasan perubahan sosial dan strategi yang dicapai dan melakukan collective action sampai perubahan institusi informal. Penelitian kualitatif tentang perubahan institusi informal dalam kasus bank sampah ini banyak memaparkan dan menganalisis data-data empiris. Selain itu, penelitian ini juga menghadirkan tulisan yang berasal pernyataan-pernyataan aktor yang bersinggungan dengan bank sampah Gemah Ripah. Pada perubahan institusi informal, terdapat tiga faktor yang menyebabkan cepatnya perubahan tersebut. Pertama, negara mulai memperhatikan dan mendukung bank sampah dengan pemberian stimulan dana dan pengadaan barang. Kedua, proyek pembangunan menjadi pintu masuk keterlibatan negara, melalui pembenahan manajeman yang didanai PNPM Mandiri. Terakhir, memperluas kekuasaan negara dengan aturan legal-formal pada bank sampah yang berbadan hukum dan AD/ART. negara melancarkan state promoted semakin memperlihatkan perubahan yang terjadi pada bank sampah yang formal intitution. (kata kunci: bank sampah gemah ripah, rekayasa sosial, perubahan institusi informal)

Kata Kunci : Pengelolaan Sampah


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.