Laporkan Masalah

PENGARUH DANA PERIMBANGAN DAN BELANJA MODAL TERHADAP TINGKAT KEMANDIRIAN KEUANGAN DAERAH DI PROVINSI D.I. YOGYAKARTA TAHUN 2010-2015

RAFIDAH BALQIS, Anisa Nurpita, S.E, M.Ec.Dev.

2017 | Tugas Akhir | D3 EKONOMIKA TERAPAN SV

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan kontribusi dana perimbangan terhadap pendapatan daerah, menganalisis perbandingan kontribusi belanja modal terhadap belanja daerah, mengidentifikasi pola hubungan dan peta kemampuan daerah berdasarkan tingkat kemandirian keuangan daerah, dan menganalisis pengaruh dana perimbangan dan belanja modal terhadap pada tingkat kemandirian keuangan daerah Kabupaten dan Kota di Provinsi DIY 2010-2015. Alat analisis yang digunakan adalah statistik deskriptif dan regresi data panel dengan random effect model. Data yang digunakan terdiri dari data time series yaitu dari tahun 2010-2015 dan data cross-section sebanyak lima Kabupaten dan Kota di Provinsi DIY. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kontribusi dana perimbangan terhadap pendapatan daerah masih tinggi sedangkan kontribusi belanja modal terhadap belanja daerah cenderung rendah dan fluktuatif. Secara umum identifikasi kemampuan keuangan daerah Kabupaten dan Kota Provinsi DIY dan pola hubungan antara Pemerintah Pusat/Provinsi terhadap Kabupaten dan Kota Provinsi DIY pada tahun 2015 terbagi menjadi dua yaitu rendah dan rendah sekali dengan pola hubungan instruktif dan konsultatif. Secara parsial variabel dana perimbangan berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemandirian keuangan daerah pada alfa=5%, sedangkan variabel belanja modal berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemandirian keuangan daerah pada alfa=10%. Sedangkan secara serempak dan simultan dana perimbangan dan belanja modal berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat kemandirian keuangan daerah Kabupaten dan Kota di Provinsi DIY tahun 2010-2015.

The aim of this research was to analyze the ratio of the contribution of balanced budget to regional income, the ratio of the contribution capital expenditure to regional expenditure, to identify relationship pattern and regional capability map based on the level of local financial independence, and to analyze the effect of balanced budget and capital expenditure to the local financial independence regencies and city in DIY Province on 2010-2015. The analysis tools used in this research are descriptive statistics and panel data regression with random effect model. The data consisted of time series data from 2010-2015 and cross-section data of five regencies and city in DIY Province. The result of this research showed that the contribution of balanced budget to regional income was high while the contribution of capital expenditure to regional expenditure was low and fluctuate. In general, the identification of regional capability map regency and city in DIY Province and relationship pattern between Central/Provincial Government to the regency and city in DIY Province on 2015 divided into two namely low and very low with instructive and consultative relationship pattern. Partially, balanced budget variable significantly influence to local financial independence level at alpha=5%, while capital expenditure variable significantly influence to the local financial independence level at alpha=10%. While together and simultaneously balanced budget and capital expenditure significantly influence to the local financial independence level regency and city in DIY Province on 2010-2015.

Kata Kunci : belanja modal, dana perimbangan, data panel, kemandirian keuangan daerah

  1. D3-2017-362170-abstract.pdf  
  2. D3-2017-362170-bibliography.pdf  
  3. D3-2017-362170-tableofcontent.pdf  
  4. D3-2017-362170-title.pdf