Laporkan Masalah

PENGARUH PEMBERIAN SALEP EKSTRAK ETANOL BINAHONG (Anredera cordifolia) 6% DAN KUNYIT (Curcuma longa) 6% TERHADAP KESEMBUHAN LUKA INSISI TERTUTUP PADA KULIT ANJING

FATURRAHMAN GIRI P, drh. Sugiyono, M. Sc

2017 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN HEWAN

Kunyit dan binahong telah digunakan sebagai obat tradisional sejak lama. Tanaman binahong memiliki kandungan flavanoid, alkaloid, tanin, steroid, saponin, dan asam askorbat, sedangkan kunyit memiliki kandungan kurkumin yang memiliki efek sebagai antiinflamasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji kesembuhan luka iris kulit anjing yang diterapi salep ekstrak etanol daun binahong 6% dan kunyit 6%. Penelitian ini menggunakan tiga ekor anjing domestik jantan sehat yang memiliki berat antara 4-6 kg berumur 5-8 bulan. Bahan yang digunakan adalah ekstrak daun binahong 6% dan ekstrak rimpang kunyit 6%, kloramfenikol. Semua anjing diberi perlakuan yang sama berupa 4 luka iris vertikal pada flank kanan dan kiri sepanjang 10 cm. Luka iris kelompok A (salep ekstrak daun binahong 6%), kelompok B (salep ekstrak rimpang kunyit 6%), kelompok C (salep antibiotik kloramfenikol). Pengamatan dilakukan pada hari keenam dan kesembilan dengan mengamati jumlah sel polimorfonuklear serta jumlah fibroblas. Analisis statistik menggunakan metode ANOVA One Way dengan tingkat kepercayaan 95% dan Least Significan Difference (LSD). Pengobatan salep ekstrak etanol daun binahong 6% menunjukkan kesembuhan luka iris lebih baik dibandingkan salep ekstrak etanol kunyit 6%. Dapat disimpulkan salep ekstrak etanol daun binahong konsentrasi 6% dan salep ekstrak etanol kunyit konsentrasi 6% memiliki efek antiiflamasi yang berperan penting terhadap proses kesembuhan luka insisi tertutup pada kulit.

Turmeric and binahong has been used as traditional medicine for a long time. Binahong contains flavanoid, alkaloid, tanin, steroid, saponin, and ascorbic acid, while turmeric contains kurkumin which have an effect to wound healing. The aim of this study is to review dog skin incision healing which is treated by binahong leaf ethanol extract oinment 6% and turmeric 6%. This study used three healthy male domestic dogs weighted 4-6 kg, 5-8 months old. As the material used are 6% binahong leaf extract, 6% turmeric extract, chloramphenicol. All dogs in this study were manipulated with 4 vertical incision wounds on the left and right flank as long as 10 cm each wound. Then dogs were grouped as group A (6% binahong leaf extract ointment), group B (6% turmeric extract ointment), and group C (chloramphenicol ointment). Observations were done in sixth day and ninth day after treatment by observing total of Polymorfonuclear cell and fibroblast. Statistical analysis was done using One Way ANOVA with 95% confidence level and Least Significant Difference (LSD). Treatment of 6% binahong leaf extract ointment showed better recovery than 6% turmeric extract ointment on incision injury. In conclusion 6% binahong leaf extract ointment and 6% turmeric extract ointment have antiinflammation effect that maintain of closed incision wound healing on skin.

Kata Kunci : anjing, binahong, kunyit, fibroblast, sel PMN, kesembuhan luka.

  1. S1-2017-349482-abstract.pdf  
  2. S1-2017-349482-bibliography.pdf  
  3. S1-2017-349482-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2017-349482-title.pdf