Laporkan Masalah

CONGENITAL RUBELLA SYNDROME DENGAN GLOBAL DEVELOPMENTAL DELAY DAN GIZI BURUK

AFIARINA DHEVIANTY, dr. Neti Nurani M.Kes SpAK; Prof. dr. Djauhar Ismail, MPH, PhD,SpAK

2017 | Tesis-Spesialis | SP ILMU KESEHATAN ANAK

Congenital infection can be one of etiology of global developmental delay. One kind of congenital infection is congenital rubella syndrome. This infection can cause longlife complication. Several early intervention need for children with global developmental delay and their parents for improve the development. Objective. Study about congenital rubella syndrome with malnutrition and global developmental delay and the complications. Methods. This monitoring was be done in Yogyakarta and Bantul from June 2014 until November 2015. Results. There were improvement of nutritional status, motoric and social development, while sensorineural deafness was permanent. Both eyeball and heart were normal and there was no complication of patent ductus arteriosus closure. Conclusion. Speech delay and communication disturbance are impact of severe sensorineural deafness. There were improvement of motoric and social development.

Infeksi kongenital dan asfiksia perinatal dapat menjadi penyebab terjadinya GDD. Salah satu contoh infeksi kongenital adalah Congenital Rubella Syndrome (CRS). Infeksi ini mengakibatkan terjadinya komplikasi jangka panjang seumur hidup. Beberapa intervensi dini diperlukan oleh anak-anak dengan GDD beserta orang tuanya untuk dapat meningkatkan perkembangan. Tujuan. Memperdalam pengetahuan tentang CRS dengan GDD yang disertai gizi buruk beserta komplikasi yang akan muncul. Metode. Pemantauan kasus dilakukan di kota Yogyakarta dan Bantul sejak Juni 2014 hingga November 2015. Hasil. Terdapat perbaikan pada status nutrisi, perkembangan motorik dan personal sosial, sedangkan tuli sensorineural menetap yang mengakibatkan keterlambatan bicara dan bahasa. Kedua mata dan jantung dalam kondisi baik, serta tidak didapatkan komplikasi dari penutupan kelainan jantung. Kesimpulan. Keterlambatan bicara dan komunikasi merupakan dampak dari gangguan pendengaran yang sangat berat yang belum dapat diatasi, kemampuan motorik dan personal sosial pasien membaik.

Kata Kunci : rubella, sindrom, kongenital, perkembangan, pertumbuhan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.