Work Family Balance pada Perempuan CEO (Chief Executive Officer)
INONG MALASARI, Dr. Bagus Riyono, M.A
2017 | Skripsi | S1 PSIKOLOGISecara sosial budaya perempuan memang dihadapkan pada tugas-tugas rumah tangga dan mengurus anak. Hal tersebut merupakan tugas utama dan kodrat sebagai seorang perempuan. Ini menjadi tantangan bagi para CEO perempuan dengan peran sebagai istri/ibu dalam menciptakan work family balance. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan faktor - faktor pembentuk terciptanya work family balance pada perempuan CEO. Penelitian ini dilakukan pada dua perempuan CEO di Yogyakarta dengan menggunakan pendekatan fenemonologi dengan metode analisi data interpretative phenomenologcical analysis. Hasil penelitian adalah bahwa CEO mampu menciptakan harmoni antara keluarga dan pekerjaan apabila penguatan terhadap keluarga lebih diutamakan. Hal tersebut tercipta dengan adanya pelaksanaan faktor pembentuk kesimbangan keluarga dan pekerjaan diantaranya: diri yang berdaya, tidak mencampuradukan domain, dukungan pasangan dan otoritas penuh di tempat kerja.
Socio-cultural terms women were faced with the tasks of housekeeping and child care. It is a major task and the nature of being a woman. This is a challenge for CEOs women with a role as wife / mother in creating a work family balance. This study aims to understand the determining factors in the creation of meaningfulness work family balance in CEOs women. The research was conducted on two CEOs women in Yogyakarta using phenomenoligical approach and the data was analyzed by interpretative phenomenological analysis. The results showed that the CEO was able to create harmony between family and work when strengthening of the family was preferred. It was created through the implementation of the determining factors of work and family balance include: self-powered, not separated the domain, spousal support and full authority in the workplace.
Kata Kunci : work family balance, CEOs women